PENURUNAN BOD, COD DAN DETERJEN PADA LIMBAH LAUNDRY DENGAN SISTEM HYDROPONIK WETLAND MENGGUNAKAN TANAMAN DUCKWEED DAN HYDRILLA VERTICILLATA (Studi Kasus: Limbah Laundry Kelurahan Sumbersari-Kota Malang)

OKY, ANSFRIDUS (2011) PENURUNAN BOD, COD DAN DETERJEN PADA LIMBAH LAUNDRY DENGAN SISTEM HYDROPONIK WETLAND MENGGUNAKAN TANAMAN DUCKWEED DAN HYDRILLA VERTICILLATA (Studi Kasus: Limbah Laundry Kelurahan Sumbersari-Kota Malang). Skripsi thesis, ITN Malang.

[img] Text
0426003.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (12MB)

Abstract

Industri laundry berkembang pesat, begitu juga limbah yang dihasilkam tentu semakin banyak. Parameter BOD, COD dan Deterjen merupakan contoh parameter yang terkandung dalam limbah Laundry yang dapat mencemari kualitas lingkungan. Salah satu alternatif dalam mengolah limbah yakni dengan menggunakan tanaman air. Tanaman air yang dapat digunakan dalam pengolahan limbah adalah tanaman Duckweed dan Hydrilla verticillata yang diaplikasikan ke dalam bentuk Hydroponik Wetland dimana air limbah laundry digunakan sebagai media tumbuh. Oksigen mempengaruhi mikroorganisme pada proses pengolahan sistem wetland, oksigen ditransfer melalui sistem perakaran kemudian akan digunakan oleh mikroorganisme yang terikat, sehingga karakteristik dari tanaman yang digunakan berhubungan dengan kedalaman optimum pada sistem wetland Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan tanaman Duckweed dan Hydrilla verticillata pada hydroponic wetland untuk menurunkan BOD, COD dan deterjen sampai kedalaman 60 cm pada limbah Laundry. Penelitian ini menggunakan tanaman Duckweed dan Hydrilla verticillata yang sebelumnya dilakukan aklimatisasi. Penelitian dilakukan secara batch menggunakan tiga buah reaktor. Dilakukan perlakuan yang berbeda pada setiap reaktor air limbah yakni reaktor pertama air limbah dengan perlakuan tanaman duckweed, reaktor kedua air limbah dengan perlakuan tanaman hydrilla verticillata dan reaktor ketiga air limbah dengan perlakuan tanaman hydrilla verticillata dan duckweed. Variasi pengambilan sampel pada kedalaman 0 cm, 30 cm dan 60 cm dengan waktu pengambilan sampel dilakukan setiap 2 hari sekali selama 10 hari. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa jenis tanaman dan kedalaman pengambilan sampel serta waktu pengambilan sampel mempengaruhi penurunan konsentrasi BOD, COD dan deterjen pada hydroponik wetland. Penyisihan BOD, COD dan deterjen terbaik terjadi pada reaktor dengan perlakuan tanaman hydrilla verticillata dan duckweed dengan nilai persentase penyisihan secara berturut-turut berkisar antara 9,46 % 75,61 %, 5,66 % -29,32 % dan 9,66%-38,80 %, dimana persentase penyisihan tertinggi terjadi di kedalaman pengambilan sampel 0 cm untuk parameter BOD, 30 cm untuk parameter COD dan deterjen, sedangkan persentase penyisihan terendah terjadi di kedalaman pengambilan sampel 60 cm. Kata Kunci: BOD, COD, Deterjen, Duckweed, Hydrilla verticillata, Hydroponik Wetland, Kedalaman, Limbah Laundry

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: ANSFRIDUS OKY (0426003)
Uncontrolled Keywords: BOD, COD, Deterjen, Duckweed, Hydrilla verticillata, Hydroponik Wetland, Kedalaman, Limbah Laundry
Subjects: Engineering > Environmental Engineering
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Lingkungan S1 > Teknik Lingkungan S1(Skripsi)
Depositing User: septiani rosyidah
Date Deposited: 20 Jan 2023 01:23
Last Modified: 20 Jan 2023 01:23
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/10321

Actions (login required)

View Item View Item