LOUDOE, REYNALDO IMANUEL (2017) UPAYA MENGURANGI DEFECT PADA PRODUKSI TAHU DENGAN MENGUNAKAN METODE SIX SIGMA-DMAIC ( STUDI KASUS UD. MANALAGI-MALANG ). Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.
|
Text
1315001.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh UD. Manalagi khususnya pada produk Tahu yang sudah jadi saat ini adalah kecacatan pada produk Tahu yang tidak sesuai dengan keinginan konsumen atau yang jauh dari standar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui DPMO dan leve sigma, mengetahui faktor utama cacatnya produk Tahu yang di produksi, dan memberikan rekomendasi perbaikan kepada UD Manalagi sebagai upaya untuk mengurangi jumlah cacat yang terjadi pada produk Tahu menggunakan metode Six Sigma-DMAIC. Langkah penelitian dimulai dengan studi literatur, survey pendahuluan, identifikasi masalah, penentuan tujuan penelitian, pengumpulan data,kemudian pengolahan data mengunakan metode DMAIC, dan penarikan kesimpulan dilaksanakan secara sistematik berdasarkan tujuan penelitian. Dari hasil penelitian nilai sigma diperoleh nilai sigma pada tanggal 07 November 2016 hingga 01 Desember 2016 yaitu nilai DPMO sebesar 4,720 dan nilai sigma 4,09, dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa ternyata kualitas produk masih berada jauh dari tingkat produk 6 sigma. Dengan diagram pareto Jenis defect tekstur keras yang memiliki kontribusi kecacatan paling tinggi dengan presentase sebesar 41,3 %. hasil pembuatan diagram sebab-akibat (Cause and effect diagram), terdapat tiga faktor penyebab utama terjadinya defect tekstur keras yaitu metode, manusia, dan material. Pada analisa, terlalu lama melakukan pengepresan yang disebabkan oleh kesalahan operator dalam melakukan pengepresan dengan nilai RPN sebesar 360. Setelah dilakukan pengendalian, mengalami penurunan dari sebelum dilakukan perbaikan sebesar 4,720 dan setelah dilakukan perbaikan menjadi 3,020. Sedangkan untuk nilai level sigma sesudah dilakukan perbaikan mengalami kenaikan dari nilai sebelum perbaikan 4,096 menjadi 4,246. Dengan hasil diatas dapat diindikasikan bahwa ada Pengurangan defect pada proses produksi di UD. Manalagi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | REYNALDO IMANUEL LOUDOE (1315001) |
| Uncontrolled Keywords: | Six Sigma-DMAIC, Diagram Pareto, Cause and effect diagram,FMEA |
| Subjects: | Engineering > Industrial Engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri S1 > Teknik Industri S1 (Skripsi) |
| Depositing User: | Handoyo Eka |
| Date Deposited: | 26 Nov 2025 05:26 |
| Last Modified: | 26 Nov 2025 05:26 |
| URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/15561 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
