ANALISA PERSEDIAAN BAHAN BAKU COTTON DENGAN METODE ECONOMY ORDER QUANTITY di PT. RAMAGLORIA SAKTI TEKSTIL INDUSTRI - PASURUAN

Rahman, Arif (2017) ANALISA PERSEDIAAN BAHAN BAKU COTTON DENGAN METODE ECONOMY ORDER QUANTITY di PT. RAMAGLORIA SAKTI TEKSTIL INDUSTRI - PASURUAN. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
1513901.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Dewasa ini dunia usaha tumbuh dengan pesat di Indonesia, keadaan ini menuntut pengusaha untuk bekerja lebih efisien demi menjaga kelangsungan perusahaan. Pengendalian produksi bertujuan agar proses produksi dapat berjalan dengan lancar sehingga tidak terjadi lost produksi yang menyebabkan perusahaan mengalami kerugian. PT. Ramagloria Sakti Tekstil Industri (RSTI) yang bergerak pada pemintalan benang (yarn spinning), salah satu produk yang dihasilkan adalah benang cotton. Saat ini persediaan bahan baku cotton sebagai penunjang utama keberlangsungan proses produksi yang ada di Unit III masih sulit dikendalikan oleh perusahaan, dari data pengamatan diperoleh bahwa kedatangan bahan baku cotton sering terlambat atau setelah persediaan bahan baku cotton di gudang habis sehingga hal ini menyebabkan proses produksi berhenti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah bahan baku yang optimal dan total biaya persediaan yang dikeluarkan perusahaan. Analisa persediaan bahan baku menggunakan Metode Forcasting dan Metode Economy Order Quantity (EOQ). Metode Forcasting dipilih untuk meramalkan jumlah permintaan barang jadi (benang cotton). Metode EOQ dipilih dalam penelitian ini karena metode EOQ dapat menentukan jumlah bahan baku yang optimal, berapa banyak persediaan pengaman (Safety Stock), kapan dilakukan pemesanan kembali (Reorder Point), dan kemudian menentukan total biaya persediaan yang akan dikeluarkan perusahaan. Setelah dilakukan analisa dan pengolahan data diperoleh jumlah persediaan bahan baku optimal yang harus dilakukan perusahaan adalah 221.025 Kg dengan Total Inventory Cost Rp 1.987.677.825,-. Jika dibandingkan dengan Total Inventory Cost sebelum dilakukan penelitian adalah Rp 1.989.828.900,-, Total Inventory Cost metode EOQ lebih hemat Rp 2.151.075,- atau sebesar 0.1%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Arif Rahman (1513901)
Uncontrolled Keywords: Persediaan, Economy Order Quantity, cotton
Subjects: Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri S1 > Teknik Industri S1 (Skripsi)
Depositing User: Handoyo Eka
Date Deposited: 27 Nov 2025 05:38
Last Modified: 27 Nov 2025 05:38
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/15592

Actions (login required)

View Item View Item