ESTIMASI BAHAYA EROSI MENGGUNAKAN METODE USLE DAN E30 PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) TALAU (Studi Kasus : DAS Talau, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur)

Seran, Heribertus Nahak (2026) ESTIMASI BAHAYA EROSI MENGGUNAKAN METODE USLE DAN E30 PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) TALAU (Studi Kasus : DAS Talau, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur). Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
Bagian Awal....pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (906kB)
[img] Text
BAB I (2).pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (155kB)
[img] Text
BAB II (2).pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (588kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III (1).pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (365kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV (2).pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V (2).pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (136kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka (3).pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (148kB)
[img] Text
LAMPIRAN (3).pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (16MB) | Request a copy

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Talau di Kabupaten Belu merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap ancaman erosi dan tanah longsor. Berdasarkan pemberitaan media Kilas Timor (2016), intensitas hujan yang tinggi telah menyebabkan erosi di bantaran sungai yang mengancam keselamatan serta pemukiman warga di wilayah Kota Atambua. Kondisi topografi yang curam dan perubahan tata guna lahan memperparah risiko tersebut, sehingga diperlukan kajian teknis mengenai estimasi laju erosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi dan membandingkan laju erosi di DAS Talau pada periode 2017 dan 2025 dengan menerapkan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) dan model E30. Metodologi USLE dilakukan dengan mengintegrasikan parameter erosivitas hujan, erodibilitas tanah, faktor topografi (LS), dan faktor pengelolaan lahan (CP). Sementara itu, model E30 menggunakan parameter kerapatan vegetasi melalui indeks NDVI dan kemiringan lereng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2017, metode USLE mencatat laju erosi maksimum 1.932,57 ton/ha/tahun, yang mengalami penurunan menjadi 1.585,21 ton/ha/tahun pada tahun 2025. Di sisi lain, model E30 menunjukkan angka maximum 2.209,14 ton/ha/tahun (2017) dan 1.101,91 ton/ha/tahun (2025). Validasi data lapangan menunjukkan metode USLE memiliki tingkat akurasi lebih tinggi sebesar 82,35% dibandingkan model E30 76,47%. Hasil ini mengonfirmasi bahwa integrasi parameter fisik lahan pada USLE lebih representatif dalam menggambarkan kondisi aktual kerawanan erosi yang diberitakan media, serta dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam upaya mitigasi bencana dan konservasi lahan di DAS Talau.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: DAS Talau, E30, Erosi, Mitigasi, USLE
Uncontrolled Keywords: Heribertus Nahak Seran (2125019)
Subjects: Engineering > Geodesy Engineering
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Geodesi S1 > Teknik Geodesi S1(Skripsi)
Depositing User: Heribertus Nahak Seran
Date Deposited: 29 Apr 2026 06:09
Last Modified: 29 Apr 2026 06:09
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16190

Actions (login required)

View Item View Item