PENGARUH MODIFIKASI FLOW STRAIGHTENER TERHADAP REDUKSI SWIRL PADA INTAKE POMPA FLUE GAS DESULFURIZATION (FGD) DENGAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD)

Syarifuddin, Fath Ramdhana (2026) PENGARUH MODIFIKASI FLOW STRAIGHTENER TERHADAP REDUKSI SWIRL PADA INTAKE POMPA FLUE GAS DESULFURIZATION (FGD) DENGAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD). Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
SKRIPSI FATH RAMDHANA SYARIFUDDIN (2211060) - Fath Ramdhana Syarifuddin.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh modifikasi flow straightener terhadap reduksi swirl pada intake pompa Flue Gas Desulfurization (FGD) menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Sistem yang dianalisis terdiri atas inlet, basin, short elbow 45°, pipa horizontal, flow straightener, dan jalur menuju pompa FGD. Simulasi dilakukan secara tiga dimensi, steady, pressure-based, menggunakan model turbulensi realizable k-epsilon pada ANSYS Fluent dengan fluida kerja seawater. Kondisi yang dianalisis meliputi baseline tanpa flow straightener, kondisi eksisting, modifikasi 1, dan modifikasi 2. Parameter evaluasi yang digunakan adalah swirl angle average, swirl angle maksimum lokal, tangential velocity, dan streamline, dengan static pressure sebagai parameter tambahan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa modifikasi flow straightener berpengaruh terhadap kualitas aliran pada intake pompa FGD. Pada jalur FGD A, kondisi eksisting, modifikasi 1, dan modifikasi 2 menghasilkan swirl angle average di bawah 5°, sedangkan kondisi baseline masih berada di atas 5°. Pada jalur FGD B, hanya kondisi modifikasi 2 yang menghasilkan swirl angle average di bawah 5°, sedangkan kondisi baseline, eksisting, dan modifikasi 1 masih berada di atas 5°. Secara umum, modifikasi 2 memberikan hasil terbaik berdasarkan parameter utama dan parameter pendukung utama, yaitu menghasilkan swirl angle average, swirl angle maksimum lokal, dan tangential velocity yang lebih rendah, serta pola streamline yang lebih terarah. Sementara itu, berdasarkan parameter tambahan static pressure, kecenderungan tekanan lokal tidak menunjukkan pola yang sama dengan parameter utama penelitian. Dengan demikian, modifikasi geometri flow straightener terbukti mampu memperbaiki kualitas aliran dan mereduksi swirl sebelum fluida memasuki pompa FGD, meskipun tidak seluruh parameter menunjukkan kecenderungan optimum pada kondisi yang sama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Fath Ramdhana Syarifuddin (2211060)
Uncontrolled Keywords: Flow Straightener, Swirl, Flue Gas Desulfurization, Static Pressure, CFD
Subjects: Engineering > Mechanical Engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Mesin S1 > Teknik Mesin S1(Skripsi)
Depositing User: Handoyo Eka
Date Deposited: 09 Jul 2026 08:06
Last Modified: 09 Jul 2026 08:06
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16267

Actions (login required)

View Item View Item