Ary, Muhammad Reza Caesar (2026) PENGARUH GAYA TEKAN TERHADAP NILAI KALOR, MASSA BRIKET DAN DURASI WAKTU PEMBAKARAN BRIKET LIMBAH TEMBAKAU DENGAN BINDER ALAMI DAUN PISANG. ["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined] thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.
|
Text
2211078_M REZA CAESAR ARY.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Krisis energi dan meningkatnya volume limbah tembakau mendorong diperlukannya pengembangan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi gaya tekan terhadap nilai kalor, massa briket, dan durasi waktu pembakaran briket arang biomassa berbahan dasar limbah tembakau dengan menggunakan binder alami daun pisang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan tiga variasi gaya tekan pencetakan, yaitu 1 N/m², 2 N/m², dan 3 N/m², masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Pengujian nilai kalor dilakukan menggunakan alat bom kalorimeter, sedangkan massa briket arang diukur menggunakan neraca digital setelah pengeringan pada suhu 70°C selama 4 jam, dan durasi waktu pembakaran dicatat dari awal penyalaan hingga briket arang habis terbakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan gaya tekan berpengaruh signifikan terhadap nilai kalor. Nilai kalor tertinggi diperoleh pada gaya tekan 3 N/m² berkisar antara 4.290,300 hingga 4.291,300 kal/g, diikuti gaya tekan 2 N/m² berkisar antara 4.080,600 hingga 4.081,600 kal/g, dan gaya tekan 1 N/m² berkisar antara 3.771,853 hingga 3.772,853 kal/g. Nilai kalor pada gaya tekan 2 N/m² dan 3 N/m² telah melampaui standar minimum briket arang biomassa menurut SNI sebesar 4.000 kal/g. Massa briket arang pada seluruh variasi gaya tekan menunjukkan nilai yang konsisten sebesar 25 gram, yang mengindikasikan kemampuan adhesif binder daun pisang yang baik dan stabil. Durasi waktu pembakaran mengalami penurunan seiring meningkatnya gaya tekan, yaitu antara 18–21 menit pada gaya tekan 1 N/m², 17–20 menit pada gaya tekan 2 N/m², dan 16–19 menit pada gaya tekan 3 N/m², akibat berkurangnya porositas briket. Gaya tekan 2 N/m² dapat dipertimbangkan sebagai titik keseimbangan optimal yang memberikan nilai kalor memadai sekaligus durasi pembakaran yang relatif panjang. Daun pisang terbukti menjadi binder alami terbaik dibandingkan daun mangga dan daun jambu dalam menghasilkan kualitas briket arangbiomassa yang optimal.
| Item Type: | Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Muhammad Reza Caesar Ary (2211078) |
| Uncontrolled Keywords: | briket arangbiomassa, limbah tembakau, gaya tekan, nilai kalor, binder alami, daun pisang |
| Subjects: | Engineering > Mechanical Engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Mesin S1 > Teknik Mesin S1(Skripsi) |
| Depositing User: | Muhammad Reza Caesar Ary |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 07:55 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 07:55 |
| URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16346 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
