PEMANFAATAN CANGKANG BIJI KEMIRI SEBAGAI BAHAN BAKU BRIKET YANG RAMAH LINGKUNGAN

HENDRIAWAN, HENDRIAWAN (2026) PEMANFAATAN CANGKANG BIJI KEMIRI SEBAGAI BAHAN BAKU BRIKET YANG RAMAH LINGKUNGAN. ["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined] thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
2211065.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Untuk mengurangi limbah bahan bakar yang berasal dari fosil maka manusia berlomba-lomba untuk membuat bahan bakar alternatif. Salah satunya yaitu limbah cangkang kemiri dan molase. Cangkang kemiri dan molase adalah salah satu limbah yang banyak di temukan dikalangan Masyarakat namun belum bisa dimanfaatkan dengan maksimal, salah satu cara untuk memanfaatkan limbah dari cangkang kemiri dan molase adalah dengan memamnfaatkannya menjadi bahan bakar alternatif yaitu briket dan tentunya tidak merusak lingkungan. Briket merupakan salah satu jenis produk yang dapat digunakan sebagai sumber energi biomasa yang dapat diperbarui. Dari paparan diatas dapat disimpulkan bahwa untuk pembuatan briket adalah dengan menggunakan dimensi pencetak briket yang ditetapkan dengan ukuran 4x3 dan proses karbonisasi dilakukan dengan menggunakan suhu 500ºC selama 2 jam dengan menggunakan beberapa variasi campuran diantaranya : 1. Pencampuran I : Cangkang biji kemiri 85% : Molase 15%, 2. Pencampuran II : Cangkang biji kemiri 80% : Molase 20%, 3. Pencampuran III : Cangkang biji kemiri 75% : Molase 25%, lalu dicetak menggunakan mesin press hidrolik dengan tekanan 100 bar, setelah itu di oven dengan menggunakan suhu 105ºC selama 6 jam, setelah itu kitab isa melakukan beberapa pengujian pada briket diantaranya 1. Uji kadar air, 2. Uji densitas, 3. Uji nilai kalor. Dari penelitian briket dengan menggunakan cangkang kemiri dan molase didapatkan nilai kadar air terbaik pada komposisi Pencampuran I : Cangkang biji kemiri 85% : Molase 15% menghasilkan kadar air dengan rata-rata 6,88%, nilai terbaik densitas terdapat pada Pencampuran III : Cangkang biji kemiri 75% : Molase 25% menghasilkan densitas dengan rata-rata 1,1828, dan nilai kalor terbaik didaptkan pada Pencampuran I : Cangkang biji kemiri 85% : Molase 15% menghasilkan nilai kalor dengan rata-rata 6117,46.

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined])
Additional Information: HENDRIAWAN (2211065)
Uncontrolled Keywords: Cangkang Biji Kemiri, Molase, Briket, Kadar Air, Densitas, Nilai Kalor
Subjects: Engineering > Mechanical Engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Mesin S1 > Teknik Mesin S1(Skripsi)
Depositing User: Hendriawan Hendriawan
Date Deposited: 12 Aug 2026 03:48
Last Modified: 12 Aug 2026 03:48
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16393

Actions (login required)

View Item View Item