PERBANDINGAN KINERJA DRUM BERSIRIP DAN TANPA SIRIP TERHADAP WAKTU SANGRAI DAN KADAR AIR PADA MESIN ROASTING KOPI TIPE DRUM ROTARI

AKBAR, M. (2026) PERBANDINGAN KINERJA DRUM BERSIRIP DAN TANPA SIRIP TERHADAP WAKTU SANGRAI DAN KADAR AIR PADA MESIN ROASTING KOPI TIPE DRUM ROTARI. ["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined] thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
2211041_M. AKBAR.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Kopi merupakan komoditas pertanian dengan nilai ekonomi tinggi yang permintaannya terus meningkat secara global, sehingga proses roasting memegang peranan penting dalam menentukan kualitas akhir kopi melalui pengaruhnya terhadap aroma, rasa, warna, dan kadar air biji kopi. Pada mesin roasting tipe drum rotari, distribusi panas yang belum merata di dalam drum sering menyebabkan kematangan biji kopi tidak seragam, sehingga diperlukan modifikasi desain berupa penambahan sirip untuk meningkatkan pencampuran biji dan pemerataan panas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja drum bersirip dan drum tanpa sirip pada mesin roasting kopi tipe drum rotari terhadap waktu sangrai dan kadar air biji kopi hasil roasting. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menguji dua variasi drum yang memiliki material dan dimensi identik, yaitu drum bersirip berbentuk spiral dan drum tanpa sirip, menggunakan biji kopi robusta sebanyak 500 gram pada setiap pengujian dengan suhu awal roasting 230°C, kecepatan putar drum 30 rpm, dan sistem pemanas direct heating berbahan bakar LPG. Setiap variasi drum diuji sebanyak tiga kali pengulangan, dengan parameter yang diukur meliputi waktu sangrai, kadar air akhir, dan massa akhir biji kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drum bersirip menghasilkan waktu sangrai rata-rata 12,53 menit, lebih cepat 18,8% dibandingkan drum tanpa sirip yang membutuhkan rata-rata 15,43 menit. Kadar air akhir biji kopi pada drum bersirip juga lebih rendah, yaitu rata-rata 5,67%, dibandingkan drum tanpa sirip sebesar 6,64%, di mana nilai tersebut telah memenuhi standar kopi sangrai sesuai SNI 01-3542-2004 yaitu di bawah 7%. Pada aspek rendemen massa, drum tanpa sirip menghasilkan rendemen sedikit lebih tinggi 89,34% dibandingkan drum bersirip 87,6% sebagai konsekuensi dari proses penguapan air yang lebih efektif pada drum bersirip. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan sirip pada drum rotari memberikan keunggulan signifikan dalam efisiensi waktu roasting serta kualitas kadar air biji kopi hasil sangrai dibandingkan drum tanpa sirip.

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined])
Additional Information: M. AKBAR (2211041)
Uncontrolled Keywords: mesin roasting kopi, drum bersirip, kadar air, waktu sangrai, drum rotari
Subjects: Engineering > Mechanical Engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Mesin S1 > Teknik Mesin S1(Skripsi)
Depositing User: M. AKBAR AKBAR
Date Deposited: 19 Aug 2026 12:29
Last Modified: 19 Aug 2026 12:29
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16427

Actions (login required)

View Item View Item