Hibatullah, Hafidh Naufal (2026) ANALISIS KETAHANAN MATERIAL BAJA KARBON TERHADAP TEGANGAN DAN DEFORMASI PADA PLAT PENDORONG MESIN AUTO BLANKING MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HIN. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.
|
Text
2411908_Hafidh Naufal.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (15MB) | Request a copy |
Abstract
Baja merupakan salah satu material teknik yang dapat digunakan dalam berbagai bidang industri karena memiliki kombinasi sifat mekanik yang baik, seperti kekuatan, kekerasan, dan keuletan. Sifat-sifat tersebut sangat dipengaruhi oleh kandungan karbon dalam baja, yang secara langsung menentukan karakteristik mekanik material. Baja karbon rendah (mild steel) umumnya memiliki keuletan yang tinggi namun kekuatan relatif lebih rendah, sedangkan baja karbon tinggi (high carbon steel) memiliki kekuatan dan kekerasan yang lebih tinggi namun cenderung lebih getas. Dalam aplikasi teknik, khususnya pada komponen plat pendorong mesin auto blanking, material mengalami pembebanan tekanan yang tinggi dan berulang, sehingga berpotensi menimbulkan kegagalan mekanis seperti retak dan deformasi. Oleh karena itu, pemilihan material yang tepat menjadi faktor penting untuk menjamin kinerja dan keandalan komponen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta membandingkan respon mekanik antara baja karbon rendah dan baja karbon tinggi terhadap pembebanan menggunakan metode simulasi numerik berbasis metode elemen hingga dengan bantuan perangkat lunak ANSYS. Material yang dianalisis meliputi AISI 1015, AISI 1017, dan AISI 1020 sebagai representasi mild steel, serta AISI 1055, AISI 1060, dan AISI 1065 sebagai representasi high carbon steel. Hasil simulasi menunjukkan bahwa variasi material memberikan pengaruh yang relatif kecil terhadap distribusi tegangan von Mises, dengan nilai maksimum berada pada rentang 2609,6–2621,4 MPa. Sebaliknya, variasi material berpengaruh signifikan terhadap nilai regangan dan deformasi total. Material AISI 1055 menghasilkan performa terbaik dengan nilai regangan maksimum sebesar 8,4962 × 10⁻³ mm/mm dan deformasi maksimum sebesar 7,269 mm, lebih rendah dibandingkan AISI 1015 yang memiliki regangan maksimum 1,0333 × 10⁻² mm/mm dan deformasi maksimum 8,7937 mm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kandungan karbon mampu meningkatkan kekakuan material sehingga perubahan bentuk akibat pembebanan menjadi lebih kecil, meskipun tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap distribusi tegangan. Berdasarkan evaluasi terhadap nilai yield strength, tegangan von Mises, regangan, deformasi total, kemudahan manufaktur, dan aspek ekonomis, material AISI 1055 direkomendasikan sebagai material paling optimal untuk plat pendorong mesin auto blanking karena memberikan kombinasi terbaik antara kekuatan, kekakuan, ketahanan terhadap deformasi, kemudahan proses manufaktur, dan biaya yang masih kompetitif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Hafidh Naufal Hibatullah (2411908) |
| Uncontrolled Keywords: | Baja karbon rendah, baja karbon tinggi, metode elemen hingga, ANSYS, Von mises stress, total deformasi |
| Subjects: | Engineering > Mechanical Engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Mesin S1 > Teknik Mesin S1(Skripsi) |
| Depositing User: | Septiani Rosydah |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 06:16 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 06:16 |
| URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16558 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
