PENGARUH UKURAN PARTIKEL MESH TERHADAP NILAI KALOR DAN DURASI PEMBAKARAN BRIKET LIMBAH TEMBAKAU DENGAN CAMPURAN DAUN PISANG SEBAGAI BAHAN BAKAR

ALHAKIMI, MUHAMMAD AZIZ (2026) PENGARUH UKURAN PARTIKEL MESH TERHADAP NILAI KALOR DAN DURASI PEMBAKARAN BRIKET LIMBAH TEMBAKAU DENGAN CAMPURAN DAUN PISANG SEBAGAI BAHAN BAKAR. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
2211007_Muhammad Aziz Alhakimi.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi dan berkurangnya ketersediaan bahan bakar fosil mendorong pengembangan energi alternatif berbasis biomassa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi ukuran partikel (40, 60, dan 80 mesh) terhadap nilai kalor, dan durasi pembakaranyang terbuat dari limbah tembakau dengan campuran daun pisang sebagai binder alami. Briket dibuat dengan komposisi 15gr limbah tembakau, 5 gr perekat kanji, dan 5 gr serbuk daun pisang, dengan berat total 25 gr per sampel. Variabel tetap meliputi gaya kompresi 10 kN, rasio bahan baku terhadap perekat 15gr,5gr,5gr, suhu pengeringan 75°C, dan waktu pengeringan 4 jam. Pengujian nilai kalor dilakukan menggunakan metode Bomb Kalorimeter di Laboratorium Kimia Universitas Negeri Malang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa briket limbah tembakau dengan campuran daun pisang menghasilkan nilai kalor sebesar 3.872,353 kal/gram. Meskipun nilai kalor tersebut lebih rendah dibandingkan variasi biomassa lainnya, briket campuran daun pisang menunjukkan karakteristik pembakaran yang lebih stabil, laju pembakaran lebih lambat, serta efisiensi penggunaan bahan bakar yang lebih baik. Rendahnya nilai kalor dipengaruhi oleh struktur serat daun pisang yang lebih padat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa briket limbah tembakau campuran daun pisang layak dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri kecil. Hasil pengujian durasi pembakaran menunjukkan bahwa briket dengan ukuran partikel mesh 80 memiliki waktu pembakaran paling lama, yaitu mencapai 26 menit pada percobaan ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran partikel berpengaruh terhadap kestabilan dan lama proses pembakaran briket. Hasil pengujian durasi pembakaran menunjukkan bahwa ukuran partikel yang lebih halus menghasilkan laju pembakaran yang lebih lambat dan stabil. Ukuran partikel yang lebih halus (80 mesh) menyebabkan kerapatan briket meningkat karena ruang antarpartikel menjadi lebih kecil dan susunan partikel lebih rapat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: MUHAMMAD AZIZ ALHAKIMI (2211007)
Uncontrolled Keywords: briket biomassa, limbah tembakau, daun pisang, ukuran partikel, nilai kalor, energi alternatif
Subjects: Engineering > Mechanical Engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Mesin S1 > Teknik Mesin S1(Skripsi)
Depositing User: Septiani Rosydah
Date Deposited: 21 Sep 2026 03:56
Last Modified: 21 Sep 2026 03:56
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16660

Actions (login required)

View Item View Item