Kudji, Hesti Dwida Austin (2026) TUGAS AKHIREVALUASI KINERJA SIMPANG TIGA BERSINYAL DAN PENGARUH TERHADAP BIAYA BAHAN BAKAR MINYAK (Studi Kasus : Simpang Tiga Jl. Diponegoro – Jl. Hayam Wuruk, Kec. Gondanglegi, Kab. Malang, Prov. Jawa Timur). Skripsi thesis, ITN MALANG.
Abstract
Peningkatan volume lalu lintas yang tidak diimbangi kapasitas simpang menyebabkan meningkatnya tundaan, panjang antrian, dan konsumsi bahan bakar minyak. Penelitian ini dilakukan pada Penelitian ini dilakukan pada Simpang Tiga Bersinyal Jl. Diponegoro-Jl. Hayam Wuruk, Kabupaten Malang. Penelitian bertujuan mengevaluasi kinerja simpang menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan pemodelan PTV Vissim 25, menganalisis pengaruh tundaan terhadap biaya konsumsi bahan bakar minyak (BiBBM) menggunakan metode LAPI-ITB, serta mengevaluasi efektivitas alternatif perbaikan dan memprediksi kinerja simpang lima tahun mendatang. Analisis dilakukan pada kondisi eksisting dengan mengacu pada hasil survei yang dilaksanakan selama tiga hari pengamatan. Data yang digunakan berupa data primer hasil survei lapangan berupa volume lalu lintas, geometri simpang, panjang antrian, dan waktu siklus hasil survei lapangan serta data sekunder dari literatur pendukung. Analisis dilakukan berdasarkan kapasitas, derajat kejenuhan, panjang antrian, tundaan, dan tingkat pelayanan sesuai PKJI 2023 dan PM No. 96 Tahun 2015. Hasil analisis kondisi eksisting menunjukkan volume lalu lintas jam puncak sebesar 2.069,5 SMP/jam, derajat kejenuhan 1,04, serta tundaan rata-rata sebesar 58,64 det/SMP berdasarkan PKJI 2023 dan 59,14 det/SMP berdasarkan Vissim 25 dengan tingkat pelayanan (LOS) E. Analisis regresi linear sederhana pada sepeda motor menghasilkan persamaan Y=-168390,0471+23390741,7X dengan koefisien korelasi r=0,944, yang menunjukkan hubungan sangat kuat antara tundaan dan biaya konsumsi bahan bakar minyak. Penerapan alternatif perbaikan II yaitu perubahan waktu siklus 3 fase, pelebaran geometrik jalan pendekat Timur dan Barat (0,5m), menghilangkan arus belok kiri jalan terus pada pendekat barat, serta penerapan lurus jalan terus pada pendekat Timur, menghasilkan derajat kejenuhan <0,85 dengan tundaan rata-rata sebesar 23,676 det/SMP berdasarkan PKJI 2023 dan 33 det/SMP berdasarkan Vissim 25 (LOS C). Hasil prediksi lima tahun mendatang setelah penerapan alternatif perbaikan menunjukkan tundaan rata-rata sebesar 31,50 det/SMP dengan tingkat pelayanan (LOS) D.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Hesti Dwida Austin Kudji (2221043) |
| Uncontrolled Keywords: | Simpang Bersinyal, PKJI 2023, PTV Vissim 25, Tingkat Pelayanan, Biaya Bahan Bakar Minyak |
| Subjects: | Engineering > Civil Engineering |
| Divisions: | Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Sipil S1 > Teknik Sipil S1(Skripsi) |
| Depositing User: | HESTI DWIDA AUSTIN KUDJI |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 07:15 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 07:15 |
| URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16748 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
