STUDI PERBANDINGAN PROFIL BAJA WF DENGA RANGKA BAJA SIKU PADA BANGUNAN GUDANG DI DESA METANK KECAMATAN BENJENG KABUPATAEN GERSIK GERSIK JAWA TIMUR

Sutiyo, Dimas A. (2015) STUDI PERBANDINGAN PROFIL BAJA WF DENGA RANGKA BAJA SIKU PADA BANGUNAN GUDANG DI DESA METANK KECAMATAN BENJENG KABUPATAEN GERSIK GERSIK JAWA TIMUR. Skripsi thesis, ITN Malang.

[img] Text
skripsi dimas a. sutiyo 2015.pdf

Download (10MB)

Abstract

Konsep perencanaan struktur rangka atap gudang penting diperhatikan dalam perencanaan suatu bangunan. Struktur bangunan teratas ini akan menyalurkan gaya ke struktur di bawahnya dan akan diteruskan sampai ke tanah. Untuk itu keamanan, kenyamanan, durability, dan efisiensi merupakan faktorfaktor yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan jenis struktur rangka atap. Suatu bangunan yang menggunakan bahan atau komponen logam, seperti baja dan alumunium, dapat dinilai sebagai bahan yang ekologis, karena mampu digunakan dan diolah kembali material yang pernah dipakai menjadi material atau produk lain yang berguna. Sifat mekanis baja yang mempunyai kekuatan tinggi dikembangkan pemakaiannya pada struktur rangka atap. Perkembangan sistem rangka atap baja ringan yang makin pesat, dimana ditandai dengan munculnya fabrikator-fabrikator maupun aplikator-aplikator rangka baja ringan pada industri konstruksi Indonesia, memerlukan pengkajian yang lebih mendalam terhadap sistem rangka atap tersebut. Pada penulisan Tugas Akhir ini adalah studi perbandingan baja WF dengan rangk baja siku yang ditinjau dari bangunan gudang. Perencanaan difokuskan untuk menentukkan hasil yang lebih ekonomis serta jumlah baut yang dibutuhkan pada sambungan profil baja WF dan rangka baja siku. Analisa statika pada model gedung menggunakan program bantu STAAD PRO. Dari hasil gaya-gaya dalam yang didapat dari program bantu direncanakan struktur baja WF (Wide Flange) dan Baja Siku. Maka, didapatkan perancangan atap mengunakan kuda-kuda baja WF ( Wide Flange ) 450x200x9x14 dan Kudakuda baja siku 100x100x7x10. Atap baja WF ( Wide Flange ) dan baja siku mengunakan bout yang berkualitas A-325 dengan Ø 2.54 cm. Atap kuda-kuda baja WF ( Wide Flange ) 450x200x9x14 memiliki sambungan lebih sedikit dari pada pada atap baja siku 100x100x7x10. Dari hasil hitungan diatas jumlah harga biaya pembuatan atap WF ( Wide Flange ) sebesar Rp 248.621.638 sedangkan baja siku sebesar Rp 239.000.650 dari hasi perhitungan harga pembuatan kudakuda kedua baja harga baja WF lebih mahal Rp 9.620.988 dari baja siku karna perbedaan volume.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Rangka atap, profil baja WF, rangka baja Siku, dan ekonomis
Subjects: Engineering > Civil Engineering
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Sipil S1 > Teknik Sipil S1(Skripsi)
Depositing User: Tasya Debbie Astia
Date Deposited: 15 Feb 2019 01:53
Last Modified: 15 Feb 2019 01:53
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/1800

Actions (login required)

View Item View Item