ZONA RISIKO BENCANA DAN ARAHAN JALUR EVAKUASI TSUNAMI KECAMATAN NUSANIWE KOTA AMBON

Haurissa, Pizela Heinrich (2018) ZONA RISIKO BENCANA DAN ARAHAN JALUR EVAKUASI TSUNAMI KECAMATAN NUSANIWE KOTA AMBON. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (26MB) | Request a copy
[img] Text
Jurnal Skripsi.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (838kB)

Abstract

ABSTRAK Bencana Tsunami yang diklasifikasi sebagai bencana yang disebabkan oleh alam (Westen,2000), merupakan gelombang laut gravitasi periode panjang yang ditimbulkan oleh gangguan seperti gerakan patahan, gempa, longsor, jatuhnya benda-benda langit (meteor), letusan gunung berapi di bawah laut dan letusan (exploison) di dekat muka air laut.Dari catatan sejarah Catalogue of Tsunamis on The Western Shore of the Pacific Ocean yang disusun oleh S. L. Soloviev and Ch. N. Go (1974) serta catatan sejarah tsunami lainnya (halaman 49) dapat diketahui bahwa antara tahun 1600-2015 terdapat lebih dari 85 peristiwa tsunami telah terjadi di wilayah Maluku. Dalam kurun waktu yang sama, catatan sejarah tsunami di Indonesia telah tercatat sebanyak 210 kejadian tsunami Dengan demikian kurang lebih 40% kejadian tsunami di Indonesia terjadi di wilayah Maluku. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Pemodelan bahaya runup-tsunami, AHP (Analitycal Hierarchy Process) yaitu bertujuan untuk memberi bobot berdasarkan hirarki pada setiap indikator dan variabel kerentanan bencana tsunami. Setelah itu menggunakan analisis weghted overlay untuk mendapatkan peta kerentanan, dan tahap selanjutnya yaitu dengan melakukan perkalian antara bahaya tsunami dan faktor kerentanan tsunami yang menghasilkan risiko bencana tsunami dengan menggunakan analisis raster calculator dan yang terakhir Network Analysis untuk menentukan jalur evakuasi. Risiko dengan kategori tinggi terdiri dari 7 Desa/Kelurahan di Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, yang dimana tingkat risiko tinggi merupakan kawasan dengan status bahaya sehingga diperlukan penanganannya. Penanganan yang dilakukan berupa Jalur Evakuasi Tsunami. Jarak yang paling dekat pada saat evakuasi dari lokasi risiko dengan kategori tinggi tsunami di kecamatan nusaniwe. Dalam penilitian ini dari ketujuh desa/kelurahan yang terkena risiko tinggi tsunami tidak semua disertakan dengan zona aman/luar lokasi bencana dikarenakan dianggap sudah berada pada dataran tinggi dan sudah masuk dalam zona tidak berisiko tsunami dilihat dari hasil analisa desa/kelurahan yang tidak dipenuhi dengan tempat evakuasi akhir mayoritasnya dekat dengan kawasan hutan dan dataran tinggi. Kata Kunci : Bencana Tsunami, Risiko, Jalur Evakuasi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bencana Tsunami, Risiko, Jalur Evakuasi
Subjects: Engineering > Area Planing Engineering (PWK)
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) S1 > Teknik Perencanaa Wilayah dan Kota (PWK)(Skripsi)
Depositing User: Mr Eddy Supriadi
Date Deposited: 15 Jan 2019 02:37
Last Modified: 28 Jan 2020 03:26
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/193

Actions (login required)

View Item View Item