STUDI PENELITIAN “PERKIRAAN FAKTOR UMUR BETON PADA PEMAKAIAN SEMEN HOLCIM UNTUK MUTU BETON f’c 20 MPa DAN f’c 35 MPa”

cahyono, eko (2016) STUDI PENELITIAN “PERKIRAAN FAKTOR UMUR BETON PADA PEMAKAIAN SEMEN HOLCIM UNTUK MUTU BETON f’c 20 MPa DAN f’c 35 MPa”. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
combinepdf(85).pdf

Download (2MB)

Abstract

Untuk perhitungan prediksi kekuatan tekan beton umur 28 hari, selama ini digunakan faktor konversi (faktor umur) standar dari semen Tipe 1 (OPC). Tetapi seringkali pengujian pada umur 3, 7, 14 hasilnya tidak sesuai dengan pengujian 28 hari sesungguhnya. Untuk menghindari ketidaksesuaian tersebut di atas, mak a dilakukan penelitian tentang nilai faktor umur beton dengan menggunakan semen yang ada di pasaran saat ini (PCC), dalam hal ini dikhususkan pada penggunaan Semen Holcim jenis PCC yang beredar di pasaran. Berdasarkan paparan tersebut maka dapat dirumuskan permasalahannya adalah : (1) Apakah terdapat perbedaan secara nyata nilai faktor umur antara semen Holcim jenis PCC dengan faktor umur semen Tipe 1 (OPC) pada beton mutu f’c 20 MPa dan f’c 35 MPa? (2) Apakah terdapat perbedaan secara nyata nilai faktor umur antara semen Holcim jenis PCC, semen Gresik jenis PPC, semen Bosowa jenis PCC dan semen Tiga Roda jenis PCC pada beton mutu f’c 20 MPa dan f’c 35 MPa?(dimana untuk semen merek lain dilakukan oleh rekan -rekan peneliti yang lain) Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium untuk mendapatkan data yang diperlukan, kemudian data tersebut dianalisis secara statistik, dipakai untuk menguji hipotesis, sehingga didapatkan suatu kesimpulan akhir. Dari hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan : (1) Tidak ada perbedaan secara nyata antara faktor umur yang dihasilkan dari penggunaan semen Holcim jenis PCC dengan faktor umur semen Tipe 1 (OPC). Hal ini dibuktikan melalui uji hipotesis yang menghasilkan nilai Fhitung = 1,297 < Ftabel = 4,03 pada beton mutu f’c 20, dan pada beton mutu f’c 35 menghasilkan nilai Fhitung = 0,664 < Ftabel = 4,03. Dalam hal ini H0 diterima dan H a ditolak. (2) Tidak ada perbedaan secara nyata antara faktor umur yang dihasilkan dari penggunaan semen Holcim jenis PCC dengan faktor umur yang dihasilkan dari penggunaan semen lain (Gresik jenis PPC, Bosowa PCC dan semen Tiga Roda jenis PCC). Hal ini dibuktikan melalui uji hipotesis yang menghasilkan nilai Fhitung = 0,936 < Ftabel = 2,695 pada beton mutu f’c 20, dan pada beton mutu f’c 35 menghasilkan nilai Fhitung = 1,133 < Ftabel = 2,695. Dalam hal ini H0 diterima dan H a ditolak. Kata kunci : faktor umur, Semen Holcim PCC, Semen Tipe I (OPC)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : faktor umur, Semen Holcim PCC, Semen Tipe I (OPC)
Subjects: Engineering > Civil Engineering
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Sipil S1 > Teknik Sipil S1(Skripsi)
Depositing User: Tasya Sabrilla Asihfani
Date Deposited: 20 Feb 2019 02:48
Last Modified: 20 Feb 2019 02:48
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/2117

Actions (login required)

View Item View Item