STUDI EVALUASI METODE PERHITUNGAN KINERJA SIMPANG BERSINYAL DI 3 (TIGA) SIMPANG KOTA MALANG

purba, anggiat sanjaya (2012) STUDI EVALUASI METODE PERHITUNGAN KINERJA SIMPANG BERSINYAL DI 3 (TIGA) SIMPANG KOTA MALANG. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Persoalan transportasi merupakan masalah yang umum yang dialami oleh setiap kota besar begitu juga halnya dengan kota Malang. Ditambah makin banyaknya jumlah dan jenis kendaraan yang beroperasi untuk memenuhi kebutuhan manusia yang mengakibatkan kemacetan. Tingkat kemacetan diukur dengan kinerja simpang yang dinyatakan dengan panjang antrian dan besar tundaan. Berdasarkan hasil studi Tugas Akhir Novie Puspita Sari, 2010 didapatkan perbedaan yang sangat besar, dimana hasil perhitungan panjang antrian dan tundaan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), 1997 lebih besar dari pada hasil survei di lapangan. Didasari hasil tersebut pada tugas akhir ini, saya melakukan studi evaluasi metode perhitungan kinerja simpang bersinyal. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil survey yang dilakukan pada tanggal 1, 4, dan 6 Juni 2011 di tiga lokasi yaitu simpang Jl. Borobudur-Jl. A. Yani, simpang Jl. Panglima Sudirman-Jl. Pattimura, dan Simpang Jl. Galunggung-Jl. Bondowoso. Data primer yaitu data geometrik jalan, data volume lalu lintas, data sinyal lalu lintas, data panjang antrian, dan data tundaan. Sedangkan data sekunder berupa data yang diperoleh dari instansi pemerintah yang terkait seperti data jumlah penduduk. Analisa kinerja simpang bersinyal dilakukan pada kondisi arus tidak jenuh (DS<1). Hasil analisa metode perhitungan kinerja simpang bersinyal pada ketiga simpang tersebut yaitu selisih panjang antrian dan tundaan pada perhitungan MKJI, 1997 lebih besar dari pada hasil survei di lapangan. Langkah perbaikan metode perhitungan kinerja simpang dilakukan dengan memodifikasi metode MKJI, 1997 dalam menghitung panjang antrian ( QL = ) dan tundaan ( DTOT = D x Q x ). Perbandingan hasil kinerja antara metode prediksi yang diusulkan dengan hasil survei di lapangan sebagai berikut. Pada simpang Jl. Borobudur – Jl. A. Yani selisih rata-rata didapatkan panjang antrian lebih besar 21.3% dan tundaan lebih kecil 5.1%. Pada simpang Jl. Panglima Sudirman – Jl. Pattimura selisih rata – rata didapatkan panjang antrian lebih besa 28.1% dan tundaan lebih kecil 7.6%. Pada simpang Jl. Galunggung – Jl. Bondowoso selisih rata – rata didapatkan panjang antrian lebih kecil 17.9% dan tundaan lebih kecil 2.9%. Kata kunci: Kinerja simpang, panjang antrian dan tundaan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Kinerja simpang, panjang antrian dan tundaan
Subjects: Engineering > Civil Engineering
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Sipil S1 > Teknik Sipil S1(Skripsi)
Depositing User: Tasya Sabrilla Asihfani
Date Deposited: 25 Feb 2019 03:34
Last Modified: 13 Mar 2019 06:16
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/2366

Actions (login required)

View Item View Item