PERANCANGAN INTERIOR/ RUANG BELAJAR YANG ERGONOMIS UNTUK SEKOLAH LUAR BIASA (SLB)

Hutabarat, Julianus (2010) PERANCANGAN INTERIOR/ RUANG BELAJAR YANG ERGONOMIS UNTUK SEKOLAH LUAR BIASA (SLB). Seminar Nasional Teknoin 2010 "Pengembangan Teknology Berbasis Green Technology". pp. 1-7. ISSN 978-979-96964-7-2

[img] Text
106-319-1-PB.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (635kB)
[img] Text (uji turnitin)
Perancangan Interior_ Ruang Belajar Yang Ergonomis Untuk Sekolah Luar Biasa (SLB).pdf

Download (1MB)

Abstract

Dari penelitian yang dilakukan terdapat beberapa pemasalahan dari ruang kelas SLB/c Pembina di Lawang, khusus tuna grahita, yaitu dari beberapa aspek lingkungan yang kurang ergonomis, pencahayaan, suhu dan temperatur, kelembaban, kebisingan, warna, dan desain interior kelas yang konvensional. Serta dari tata letak papan tulis yang kurang sesuai untuk ukuran tubuh siswa tuna grahita di SLB tersebut. Untuk papan tulis di ukur dari kegiatan yang dilakukan dalam pemakaian papan tulis tersebut (duduk dan berdiri). Untuk tahap perbaikan desain interior harus lebih mengacu pada nilai ergonomis, dimulai dari mengetahui apa yang dibutuhkan, pengembangan kebutuhan, dan pengambilan keputusan. Peneliti mengandalkan pada studi literatur, rekomendasi para ahli dan hasil penelitian yang berkorelasi dengan perbaikan desain interior Hasil perhitungan dan pendekatan yang dilakukan untuk lebih ergonomis adalah dari ukuran tubuh pengguna ruang kelas yang disesuaikan dengan fasilitas pengajaran dan juga dari aspek lingkungan yang meliputi pencahayaan, kebisingan, kelembaban, suhu dan temperatur, serta warna. papan tulis tidak sesuai dengan data anthropometri siswa. Letak dari papan tulis yang terlalu tinggi untuk ukuran siswa SLB, dari ukuran kelas kecil, sedang, maupun besar. Sehingga diperoleh hasil penelitian untuk kondisi lingkungan kerja sebagai berikut : temperatur dari 13-17o C menjadi 24,5– 25o C, kelembaban dari 44 - 45.1 % menjadi 60 – 68%, kebisingan dari 50 dB menjadi 40dB, pencahayaan dari 120-900 lux menjadi 299- 300 lux, untuk warna kuning agak gelap menjadi kuning kehijauan dan putih. Kata kunci : Perancangan, interior, ergonomi

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Perancangan, interior, ergonomi
Subjects: Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Program Pasca Sarjana > Teknik Industri S2
Depositing User: SAP Haning Tri Novianti
Date Deposited: 30 Jul 2019 01:41
Last Modified: 31 Jan 2020 07:21
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/3679

Actions (login required)

View Item View Item