ANALISARISIKO PENAWARAN UNDERESTIMATE TERHADAP KUALITAS PROYEK KONSTRUKSI JALAN DI KABUPATEN PROBOLINGGO

Azis, Subandiyah ANALISARISIKO PENAWARAN UNDERESTIMATE TERHADAP KUALITAS PROYEK KONSTRUKSI JALAN DI KABUPATEN PROBOLINGGO. ANALISARISIKO PENAWARAN UNDERESTIMATE TERHADAP KUALITAS PROYEK KONSTRUKSI JALAN DI KABUPATEN PROBOLINGGO (13). pp. 1-13.

[img] Text
1013-Article Text-1888-2-10-20200802.pdf

Download (274kB)

Abstract

Pembangunan jalan di Kabupaten Probolinggo pada tahun anggaran 2014, diduga akibat dari proses lelang dengan penawaran harga terendah mengakibatkan kualitas proyek terabaikan. Berdasarkan temuan di lapangan, ternyata kualitas bangunan jalan tidak sesuai spesifikasi yang dipersyaratkan, di mana jalan banyak yang mengalami rusak sebelum waktunya. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui risiko apa yang berpengaruh pada Penawaran underestimate terhadap kualitas proyek konstruksi jalan di Kabupaten Probolinggo, mendapatkan faktor yang paling dominan mempengaruhi, dan menentukan tindakan yang tepat untuk mengatasi risiko-risiko tersebut. Metodologi analisa data yang digunakan adalah analisis faktor dan analisis regresi linier berganda terhadap jawaban dari kuesioner yang disebarkan kepada 27 responden dari pihak kontraktor, Owner dan konsultan pengawas yang terlibat dalam pekerjaan proyek-proyek pembangunan Jalan di Kabupaten Probolinggo pada tahun anggaran 2014. Berdasarkan hasil penelitian, Dari uji F didapatkan semua faktor berpengaruh secara simultan terhadap Kualitas proyek konstruksi Jalan di Kabupaten Probolinggo dengan nilai Fhitung = 3.744 > Ftabel = 2.599. Namun berdasarkan Uji t secara parsial faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan terhadap Kualitas proyek konstruksi Jalan di Kabupaten Probolinggo adalah faktor Ketersediaan Material Tidak Memadai (X1), dengan thitung = 2.587 > dari ttabel = 2.086, Sumber Daya Manusia Tidak Memadai (X3) dengan thitung = 2.131 > dari ttabel = 2.086, Quality System Tidak Memadai (X6) dengan thitung = 2.216 > dari ttabel = 2.086, faktor yang paling dominannya adalah faktor Ketersediaan Material Tidak Memadai (X1) dengan koefisien standardize β sebesar 0.460. Oleh kerena itu Strategi yang digunakan untuk mengatasinya adalah Kontraktor harus melakukan uji material di laboraturium, sehingga kualitas material yang dipakai sesuai dengan spesifikasi, Kontraktor harus rutin memberikan pelatihan Quality Managenent kepada personalia dengan baik dan Kontraktor harus menambahkan jumlah SDM yang bekerja sesuai dengan keahlian dan kebutuhan dalam melaksanakan pekerjaan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Penawaran Underestimate, Kualitas Proyek
Subjects: Engineering > Civil Engineering
Divisions: Program Pasca Sarjana > Teknik Sipil S2
Depositing User: SAP Haning Tri Novianti
Date Deposited: 16 Nov 2020 02:41
Last Modified: 16 Nov 2020 02:41
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/5181

Actions (login required)

View Item View Item