PROSES PEMBUATAN BAHAN PLASTIK BIODEGRABLE NASI AKING

Menteri Hukum dan hak asasi manusia direktur jendral kekayaan intelektual (2019) PROSES PEMBUATAN BAHAN PLASTIK BIODEGRABLE NASI AKING. IDS000004628.

[img] Text
Paten_6_IDS000004628_ok.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Peer Review_IDS00004628_ok.pdf

Download (1MB)

Abstract

Nasi aking dapat didefinisikan sebagai istilah yang umum yang digunakan untuk menyebut makanan yang berasal dari nasi sisa yang tidak termakan. Umumnya nasi aking memiliki 15 tampilan fisik berwarna agak kecoklatan, struktur kering, dan ditumbuhi jamur serta memiliki bau yang kurang sedap. Bau kurang sedap pada nasi aking diakibatkan oleh jamur yang berkembang biak. Berdasarkan kandungan yang tersisa pada nasi aking 20 dimana nilai karbohidrat masih sangat tinggi, sangat memungkinkan untuk membuat plastik biodegradable menggunakan bahan baku dari nasi aking. Eksplorasi raw material plastik biodegradable banyak dilakukan diantaranya, busa pati yang dilaminasi dan film 25 bio-plastik untuk pengemas pendingin (US20160052692A1), wadah pengemas yang yang dibuat dari pulp serat tumbuhan yang disusun sebagai isolasi termal (WO2018165164A1). Pada invensi US20160052692A1, menggunakan busa pati dimana laminasing dilakukan dengan pemanasan yang juga berfungsi 30 sebagai perekat. Produk dari invensi tersebut khusus untuk 2 pengiriman menggunakan jalur laut. Sementara itu dalam invensi WO2018165164A1, pembuatan wadah pengemas memerlukan berlapis-lapis panel yang disusun sebagai isolasi termal dan digunakan untuk bahan basah dan dingin. Kelemahan dalam 5 invensi adalah penyusunan panel membutuhkan kecermatan. Ketika susunan membentuk celah maka proses isolasi akan terhambat akibatnya wadah akan terhantar panas dan akibatnya akan mempengaruhi struktur susunan materialnya yang memberikan efek lunak dan akhirnya rusak. Lain hal nya dengan 10 invensi JP6878667B1, pembuatan packing container dibuat dengan mendefibrasi kertas bekas. Defibrasi kertas bekas ini digunakan sebagai insulasi panas dan juga berfungsi sebagai pendingin untuk bahan yang berada didalam wadahnya. Invensi ini membutuhkan bahan baku kertas, dimana kita ketahui bahwa 15 bahan baku kertas adalah selulosa yang berasal dari kayu. Penggunaan kertas akan menyebabkan deforestasi meningkat. Invensi-invensi yang dijelaskan ini semuanya difokuskan pada pembuatan plastik biodegrable untuk keperluan pengemasan pengiriman. Masih sedikit invensi yang melaporan pembuatan 20 plastik biodegradable untuk keperluan pengemasan makanan, dimana faktor Kesehatan mendapatkan porsi yang penting untuk diperhatikan. Berdasarkan invensi-invensi yang dilaporkan dan yang dijelaskan sebelumnya, maka dalam invensi ini diberikan 25 solusi bahan pembuat palstik biodegrable dari nasi aking. Karakteristik plastik biodegradable dari nasi aking sangat dipengaruhi oleh bahan pembantu yang ditambahkan, seperti dalam invensi ini digunakan jeruk nipis untuk memberikan warna terang pada plastik yang dihasilkan. Selain 30 itu, penambahan sari jeruk nipis pada pembuatan plastik biodegradable berbahan dasar nasi aking dapat memberikan efek desinfektan, jika diolah lanjut sebagai plastik 3 pembungkus makanan aman dari mikroba. Untuk itu dalam invensi ini diberikan komposisi yang tepat untuk menghasilkan plastik biodegradable sesuai SNI.

Item Type: Patent
Subjects: Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Kimia S1
Depositing User: Mr Sayekti Aditya Endra
Date Deposited: 07 Jul 2022 07:39
Last Modified: 07 Jul 2022 07:39
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/8734

Actions (login required)

View Item View Item