Identifikasi Potensi Kawasan Industri Kabupaten Mojokerto Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP)

Syamsudin, Akrim (2022) Identifikasi Potensi Kawasan Industri Kabupaten Mojokerto Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (201kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (748kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (304kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (307kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Kabupaten Mojokerto sebagai salah satu kabupaten di wilayah Gerbangkertosusilo Plus yang mampu menampung perkembangan kawasan industri di Provinsi Jawa Timur (Junianto dkk, 2019). Untuk mendorong potensi pengembangan industri di daerah Mojokerto, tentunya tidak bisa membangun Kawasan industri di sembarang tempat. Penentuan pengembangan kawasan industri tentunya harus dilakukan dengan menganalisa beberapa kawasan agar menghasilkan kawasan industri yang terarah dan baik pada daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah analytical hierarchy process (AHP) yang merupakan proses pengambilan keputusan yang menggunakan pendapat para ahli. Metode AHP digunakan untuk pencarian bobot pada tiap parameter yang digunakan dalam pembuatan peta potensi kawasan industri. Selain AHP, penelitian ini juga menggunakan metode Teknik penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG). Perhitungan bobot menggunakan AHP menghasilkan bobot Sembilan parameter dengan dua bobot terbesar yaitu nilai 27,24% kemiringan lereng dan 19,33% untuk jenis tanah. Didapatkan juga lima kelas peta potensi kawasan industri diantaranya, kelas S1 (sangat sesuai) dengan luasan 5033,835 ha atau 5,17% yang sebagian besar terletak pada Kecamatan Sooko, Mojoanyar dan Jetis. S2 (sesuai) 25742,414 ha atau 26,43% yang sebagian besar terletak di Kecamatan Kemlagi, Jetis dan Ngoro. S3 (cukup sesuai) 48920,113 atau 50,22% sebagian besar tersebar di Kecamatan Dawarblondong, Pacet dan Jatirejo. Peta potensi kawasan industri dianggap kurang untuk lokasi kawasan industri jika dipandang dari aspek klimatologi karena sebagian kelas S1, S2 dan S3 dilalui angin yang mengarah ke pemukiman kecamatan lain. Peta potensi kawasan industri dianggap sesuai jika dilihat dari aspek hidrologi karena sebagian besar kelas S1, S2 dan S3 berada pada lokasi dengan debit air dengan nilai 5-10 ltr/dtk dan >10 ltr/dtk. Peta potensi kawasan industry dianggap sesuai jika dianalisa menggunakan aspek rawan bencana karena sebagian besar kelas S1, S2 dan S3 terletak pada area yang bebas bencana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Akrim Syamsudin (1725006)
Uncontrolled Keywords: AHP, potensi kawasan industri
Subjects: Engineering > Geodesy Engineering
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Geodesi S1 > Teknik Geodesi S1(Skripsi)
Depositing User: Users 929 not found.
Date Deposited: 14 Nov 2022 04:16
Last Modified: 14 Nov 2022 04:16
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/9570

Actions (login required)

View Item View Item