ARMAYANTI, DIANA (2026) STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA KAWASAN PESISIR WONDIBOY DI KABUPATEN TELUK WONDAMA. Tesis thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.
Abstract
Armayanti, Diana. 2026. Strategi Pengembangan Wisata Kawasan Pesisir Wondiboy di Kabupaten Teluk Wondama. Tesis, Program Studi Magister Teknik Sipil, Program Pascasarjana, Institut Teknologi Nasional Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Ir. Lalu Mulyadi, M.T., (II) Dr. Ir. Agustina Nurul H., M.T. Kawasan pesisir Wondiboy merupakan sistem ruang fungsional yang menghubungkan garis pantai, ekosistem pesisir, jaringan akses, aktivitas sosial-ekonomi, dan pelayanan antarkampung. Kampung Ramiki secara administratif berada di Distrik Wasior, tetapi secara geografis dan fungsional terhubung dengan koridor pesisir Wondiboy. Potensi lanskap teluk, mangrove, hutan sagu, aktivitas bahari, budaya, situs religi, dan kehidupan masyarakat belum berkembang optimal karena kesiapan destinasi belum merata, kelembagaan dan layanan pendukung masih lemah, serta terdapat kerentanan ekologis dan risiko bencana. Tujuan penelitian adalah menganalisis potensi, mengidentifikasi faktor penghambat, dan merumuskan strategi pengembangan ekowisata pesisir Wondiboy yang mendukung pembangunan wilayah berkelanjutan. Metode campuran digunakan melalui kuesioner terhadap 75 wisatawan dan 94 masyarakat, wawancara mendalam, penilaian ahli, observasi, dokumentasi, serta telaah RTRW, RDTR, RIPPDA, dan data regional. Kondisi internal dinilai dengan kerangka destinasi 6A. Strengths dan Weaknesses diturunkan dari kondisi internal 6A, sedangkan Opportunities dan Threats berasal dari tata kelola wilayah dan tinjauan regional. Strategi dirumuskan melalui IFAS-EFAS dan SWOT, kemudian disaring menggunakan prinsip ICZM, CBT, daya dukung kawasan, ketahanan pesisir, dan kesesuaian kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan skor attraction 4,17 (tinggi), accessibility 2,93, accommodation 3,22, amenities 2,69, activities 3,08 (sedang), dan ancillary services 1,51 (sangat rendah), dengan rata-rata 6A wisatawan 2,93. IFAS-EFAS menghasilkan koordinat (+0,55; +1,03) pada Kuadran I. Peluang pertumbuhan terbuka, tetapi fondasi internal masih tipis sehingga strategi WO didahulukan melalui penguatan kelembagaan dan SDM, pemenuhan fasilitas dasar dan keselamatan, perbaikan akses, zonasi dan pengendalian daya dukung, kemudian dilanjutkan strategi SO berupa pengembangan paket ekowisata berbasis edukasi, konservasi, dan pemberdayaan. Wondiboy layak dikembangkan sebagai koridor ekowisata pesisir berbasis masyarakat dalam jejaring Teluk Wondama, dengan prasyarat penguatan pelayanan dasar, keselamatan, pengendalian ruang, dan pemantauan daya dukung sebelum promosi diperluas. Kata kunci: ekowisata, kawasan pesisir, pariwisata berkelanjutan, pengembangan wilayah, wondiboy
| Item Type: | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Additional Information: | Diana Armayanti (24121013) |
| Uncontrolled Keywords: | ekowisata, kawasan pesisir, pariwisata berkelanjutan, pengembangan wilayah, wondiboy |
| Subjects: | Engineering > Civil Engineering |
| Divisions: | Program Pasca Sarjana > Teknik Sipil S2 > Teknik Sipil S2(Tesis) |
| Depositing User: | DIANA ARMAYANTI DIANA ARMAYANTI |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 03:40 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 03:41 |
| URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16673 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
