PESIRERON, STEPHANIE IMMANUELA (2026) EVALUASI KINERJA LAYANAN ANGKUTAN UMUM BUS RAPID TRANSIT SUROBOYO BUS DIKOTA SURABAYA (STUDI KASUS:R4 SUROBOYO BUS). Skripsi thesis, ITN MALANG.
|
Text
2021044_COVERr.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2021044_BAB I.pdf Download (261kB) |
|
|
Text
2021044_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (396kB) | Request a copy |
|
|
Text
2021044_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
2021044_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
2021044_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (198kB) | Request a copy |
|
|
Text
2021044_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
2021044_LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (678kB) | Request a copy |
|
|
Text
2021044_JURNAL.pdf Download (387kB) |
Abstract
Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Kota Surabaya yang mencapai 5–7% per tahun, jauh melampaui pertumbuhan infrastruktur jalan (0,01%), telah menyebabkan kemacetan lalu lintas yang berdampak pada penurunan kualitas mobilitas masyarakat. Bus Rapid Transit (BRT) Suroboyo Bus hadir sebagai salah satu solusi transportasi umum untuk mengatasi permasalahan tersebut, namun dalam implementasinya masih ditemukan kendala terkait konsistensi waktu kedatangan, headway, kecepatan perjalanan, dan tingkat pemanfaatan kapasitas armada (load factor). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional BRT Suroboyo Bus Rute 4, menganalisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan kelayakan tarif, serta memproyeksikan kinerja layanan untuk lima tahun mendatang (2026–2031). Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan langsung untuk memperoleh data primer, yang kemudian dianalisis menggunakan indikator kinerja operasional berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/ 2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata load factor BRT Suroboyo Bus Rute 4 sebesar 48,98%, masih berada di bawah standar ideal 70%, yang mengindikasikan bahwa kapasitas armada belum dimanfaatkan secara optimal. Hasil analisis tarif berdasarkan BOK menunjukkan bahwa tarif Rp5.000 yang berlaku saat ini belum sepenuhnya mampu menutup biaya operasional kendaraan, sehingga masih memerlukan dukungan subsidi dari Pemerintah Kota Surabaya. Proyeksi lima tahun ke depan dengan laju pertumbuhan penduduk 1,31% per tahun menunjukkan jumlah penumpang diperkirakan meningkat dari 69.543 penumpang (2026) menjadi 74.182 penumpang (2031), sementara BOK diproyeksikan naik dari Rp416.931.316,18 menjadi Rp536.163.466,62, dengan tarif hasil proyeksi mencapai sekitar Rp5.796 per penumpang. Hasil ini menunjukkan bahwa diperlukan evaluasi tarif secara berkala, peningkatan kualitas pelayanan, serta program peremajaan armada agar operasional BRT Suroboyo Bus Rute 4 tetap berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | STEPHANIE IMMANUELA PESIRERON (2021044) |
| Uncontrolled Keywords: | BRT Suroboyo Bus, kinerja operasional, load factor, Biaya Operasional Kendaraan (BOK), tarif, proyeksi. |
| Subjects: | Engineering > Civil Engineering |
| Divisions: | Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Sipil S1 > Teknik Sipil S1(Skripsi) |
| Depositing User: | STEPHANIE IMMANUELA PESIRERON STEPHANIE IMMANUELA PESIRERON |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 06:23 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 06:23 |
| URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16778 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
