Darman, Yakobus Juliandra (2024) STUDI PERENCANAAN PENINGKATAN JL. NASIONAL RUAS JALAN SIMPANG TIGA JLN. WAEMATA (2,81 KM) – MALAWATAR (6,19 KM) DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR. Skripsi thesis, ITN MALANG.
Abstract
Jalan Waemata-Malawatar merupakan akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat. Topografinya yang berbukit dan pegunungan sehingga beberapa ruas jalan yang kondisi geometriknya tidak nyaman untuk di lewati dengan kecepatan standar sesuai dengan fungsi dan kelas jalan. Menurut peraturan menteri PUPR nomor: 1688/KPTS/M/2022 tentang Penetapan Ruas Jalan Menurut Statusnya Sebagai Jalan Nasional. Sehingga di perlukan peningkatan jalan yang meliputi Geometrik, Perkerasan. Data-data yang digunakan dalam Studi Peningkatan jalan ini adalah data Sekunder. Data Sekunder diperoleh dari Instansi terkait Data Topografi digunakan untuk penetapan Trase dengan memperhatikan kontur tanah yang ada. Peta Jaringan Jalan yang ada Data LHR digunakan untuk menghitung perkerasan jalan. Data Tanah yang digunakan adalah nilai CBR untuk merencanakan tebal perkerassan lentur dan AHSP RAB Kabupaten Manggarai Barat 2023 dengan menggunakan acuan peraturan Menteri pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28/PRT/M2022. Metode yang di gunakan dalam perencaaan peningkatan ruas jalan acuan pada pedoman Geometrik jalan Bina Marga nomor 20/SE/D/b/2021,Jalan mengacu pada pedoman Metode Bina Marga Manual Desain Perkerasan jalan 9MDPJ) No.04/SE/Db/2017. Hasil perhitungan perencanaan peningkatan Ruas jalan Waemata-Malawatar terkait dengan pelayanan jalan umur rencana 20 tahun,maka di gunakan lebar jalan 9 m dan di dapatkan hasil V20 sebesar 0,42.dengan Rasio Q/C=0,20-0,44 dan tingkat pelayanan B.maka jalan dengan lebar jalur 9 m untuk 20 tahun yang akan datang memenuhi kapasitas jalan yang ideal.desain Geometrik Alternatif 1,2 dan 3 sudah memenuhi factor keamanan dan kenyamanan di tinjau dari factor Ekonomis, maka di pilih desain Alternatif pertama (1) karena biayanya lebih murah dari dua alternatif lainya, sehingga didapatkan lengkung horizontal dengan jumlah PI sebanyak 6 buah tikungan (Full Circle (FC) dan 4 buah tikungan (Spiral – Circle – Spiral) dan Lengkung Vertikal Cembung sebanyak 3, dan lengkung Vertikal Cekung sebanyak 3.RAB Galian dan Timbunan dipilih alternative yang pertama di karenakan Volume galian 8,375,09 m³ dengan harga satuan Rp.9.285,69 sedangkan Volume timbunan adalah 1,939.56 m³ dengan harga satuan Rp. 58.227,98 sehingga didapatkan jumlah total harga pekerjaan = Rp. 209,775,705.22. Tebal Perkerasan lentur jalan baru (pelebaran) 2 m (1 x 2 kanan kiri) yaitu Tebal AC WC = 40 mm Tebal AC BC = 60 mm Tebal AC BASE = 80 mm Tebal LFA Kelas A = 300 mm Tebal lapis Overlay Perkerasan lentur dengan lebar jalan 9 m dan tebal lapis tambah AC WC = 40 mm 258 AC BC = 60 mm AC BASE = 80 mm. perhitungan Volume setiap Pekerjaan dan Analisa harga satuan pokok kegiatan diperoleh total biaya konstruksi sebesar sebesar Rp 7.578.213.525,00 (Empat Belas Milyar Enam Ratus Enam Puluh Satu Juta Sembilan Ratus Dua Puluh Dua Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh Rupiah)
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Additional Information: | Yakobus Juliandra Darman (1821050) |
Uncontrolled Keywords: | Volume Kapasitas Jalan, Perencanaan Geometrik Jalan, Perkerasan Lentur, Rencana Anggaran Biaya (RAB) |
Subjects: | Engineering > Civil Engineering |
Divisions: | Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Sipil S1 |
Depositing User: | Yakobus Juliandra Darman |
Date Deposited: | 12 Nov 2024 05:31 |
Last Modified: | 12 Nov 2024 05:31 |
URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/15332 |
Actions (login required)
View Item |