NANDA, RHAENALDI KUSUMA (2017) PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG GUNA MENINGKATKAN KESELAMATAN KERJA KARYAWAN (STUDI KASUS : PT. TIRTA INVESTAMA PANDAAN). Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.
|
Text
1313047.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
PT. Tirta Investama Pandaan adalah salah satu perusahaan terbesar di indonesia yang memproduksi air dalam kemasan. Dalam hal ini di PT. Tirta Investama Pandaan terutama di area Srikandi (240 ml) ini kondisi Tata letak pabrik (Plant Layout) atau tata letak fasilitas (Fasilities Layout) terutama di area palleting pada gudang produk area 3 srikandi yang masih belum memenuhi keselamatan kerja karyawan. Dikatakan belum memenuhi keselamatan kerja karyawan dikarenakan bertemunya petugas palleter dengan petugas forklift di area palleting yang dimana potensi bahayanya terjadi setiap hari saat produk menuju ke area palleting/finishing. Tujuan dari penelitian ini adalah memperbaik tata letak gudang guna meningkatkan keselamatan kerja karyawan di area 3 Srikandi 240 ml. Keselamatan kerja disini dengan menggunakan metode JSA (Job Safety Analys) dan Risk assesment dari data temuan bahaya di area loading finishing. Dampak perubahan dari layout usulan ini yaitu pada Safety : Lebih aman bagi pekerja dengan menggunakan APD bagi petugas teknisi, petugas palleter, dan petugas forklift serta penambahan conveyor pallet untuk memisah petugas forklift dengan petugas palleter. Pada Quality : Produk 3 line yaitu Line 1,2,6 melalui conveyor A mentrasfer produk ke area palleting tercampur menjadi 1 pallet dengan total 48 box per pallet, serta produk 3 line yaitu Line 3,4,5 melalui conveyor B mentrasfer produk ke area palleting tercampur menjadi 1 pallet dengan total 48 box per pallet. Sehingga produk di tumpuk menjadi 1 dengan total 96 box dan diletakkan di gudang. Pada Delivery : layout awal menggunakan sistem LIFO (Last In First Out) dengan tidak beraturan saat peletakkan produk di gudang dengan 2 petugas forklift. Pada layout usulan sistem gudang di rubah menggunakan sistem FIFO (First In First Out) dengan membagi tugas forklift 1 bagian peletakkan produk di gudang dan forklift 2 bertugas mengambil produk awal di gudang untuk di bawa ke area muat/area truk. Sehingga Jarak akan menjadi relatif pendek dan teratur sesuai dengan rencana pengiriman.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | RHAENALDI KUSUMA NANDA (1313047) |
| Uncontrolled Keywords: | Auto-Cad, Layout, JSA (Job Safety Analys), Microsoft office Visual |
| Subjects: | Engineering > Industrial Engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri S1 > Teknik Industri S1 (Skripsi) |
| Depositing User: | Handoyo Eka |
| Date Deposited: | 26 Nov 2025 03:58 |
| Last Modified: | 26 Nov 2025 03:58 |
| URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/15555 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
