HIMAWAN, ALVAN (2025) ANALISIS POSTUR KERJA MENGGUNAKAN METODE WERA DAN JSI PADA PEKERJA TENUN DI CV MEDALI MAS BANDAR KIDUL KEDIRI. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.
Abstract
Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan cedera atau gangguan yang dapat mempengaruhi pergerakan tubuh manusia atau sistem Musculoskeletal Disorders (MSDs) seperti otot, ligamen, dan lain-lain. MSDs yang berhubungan dengan pekerjaan memengaruhi punggung, leher, bahu, dan anggota tubuh bagian atas serta anggota tubuh bagian bawah. CV. Medali Mas merupakan perusahaan yang berjalan pada bidang tekstil yang menghasilkan output berupa kerajinan tenun ikat yaitu kain tenun. Di CV Medali Mas ini masih menggukan alat tenun bukan mesin (ATBM). CV Medali Mas menghasilkan barang berupa sarung, sepatu, masker, tas, souvenir, dan lain lain. Lokasi CV. Medali Mas berada di JL. KH. Agus Salim Gg.8 No 54C Bandar Kidul, Kabupaten Kediri, Propinsi Jawa Timur. Kendala yang di alami di CV Medali Mas ini adalah sering adanya keluhan pegal yang dialami pekerjanya pada proses penenunan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu Melakukan survey untuk mengamati proses penenunan kain yang ada saat ini, Melakukan pengumpulan menggunakan kuesioner NBM dan pengolahan data postur kerja pekerja dengan metode WERA dan JSI, setelah melakukan perhitungan dengan posisi yang lama dilakukan perhitungan dengan posisi yang baru dengan saran perbaikan gambar kursi yang lebih ergonomis serta perbaikan intensitas gerak menenun yang terlalu cepat dan pemberian savety tools seperti sarung tangan Setelah dilakukan analisis menggunakan metode WERA didapatkan skor akhir yaitu 38. Berdasarkan skor tersebut maka level resiko dari aktivitas pekerja pada proses penenunan berada pada kategori medium yang kesimpulannya harus diselidiki lebih lanjut, selanjutnya dilakukan analisis dengan metode JSI diperoleh nilai multiplier dari masing masing fariabel tugas, maka dapat diperoleh skor SI yaitu 9. Skor tersebut menunjukkan bahwa aktifitas tersebut memiliki tingkat resiko tinggi yaitu dengan keterangan pekerjaan yang diamati berbahaya, Setalah didapatkan skor tersebut dilakukan perbaikan postur kerja yang disarankan, dengan pengulangan analisis dengan metode WERA didapatkan skor 27. Berdasarkan skor tersebut tingkat resiko yang didapatkan turun dengan tingkat kategori low, yang kesimpulannya pekerjaan tersebut dalam kondisi aman. Dengan hasil tersebut juga dilakukan juga analisis ulang dengan metode JSI dengan posisi dan proses kerja yang di benahi, dengan didapatkan skor akhir SI yaitu 4,5. Dengan ini skor turun setengah dari skor awal dengan posisi yang kurang ergonomis. Skor tersebut menunjukkan bahwa aktifitas tersebut memiliki tingkat resiko rendah yaitu dengan keterangan pekerjaan yang dilakukan memerlukan sedikit perbaikan
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Additional Information: | ALVAN HIMAWAN (2313905) |
Uncontrolled Keywords: | Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA),Musculoskeletal Disorders (MSDs),Job Strain Index (JSI) |
Subjects: | Engineering > Industrial Engineering |
Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri S1 > Teknik Industri S1 (Skripsi) |
Depositing User: | Alvan himawan |
Date Deposited: | 20 Mar 2025 03:28 |
Last Modified: | 20 Mar 2025 03:28 |
URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/15591 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |