RAMADHAN, FADLLAN RIZKY (2026) ANALISIS PERFORMA HASIL CETAK MESIN KOMORI LITHRONE S40P BERDASARKAN DAYA SERAP TINTA TERHADAP JENIS KERTAS HVS DAN QPP. ["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined] thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.
|
Text
2211058_FADLLAN RIZKY RAMADHAN.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Industri percetakan offset sangat bergantung pada kesesuaian antara mesin, tinta, dan jenis kertas yang digunakan dalam proses produksi. Permasalahan kualitas seperti bleeding, dot gain, dan tingginya angka Reject masih kerap terjadi ketika jenis kertas yang digunakan tidak sesuai dengan karakteristik mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh daya serap tinta terhadap performa cetak mesin Komori lithrone s40p berdasarkan perbedaan jenis kertas HVS (Hard Vergé Surface) 58 g/m² dan QPP (Quality printing paper) 58 g/m², yang dilaksanakan secara langsung di PT Masmedia Buana Pustaka, Malang. Hasil pengujian daya serap tinta dengan metode Hukum Cobb 60 menunjukkan bahwa kertas HVS memiliki nilai rata-rata sebesar 2,6 g/m², sedangkan kertas QPP memiliki nilai rata-rata sebesar 2,4 g/m². Selisih sebesar 0,2 g/m² atau setara 7,7% ini mengindikasikan bahwa kertas QPP memiliki resistensi yang lebih baik terhadap penetrasi tinta. Kedua nilai berada dalam kategori sangat rendah, namun kertas HVS yang bersifat Uncoated menunjukkan struktur pori yang lebih terbuka dibandingkan kertas QPP yang bersifat semi-Coated, sehingga tinta lebih mudah meresap ke dalam serat HVS dan mengakibatkan densitas warna yang kurang konsisten. Pengujian bleeding menunjukkan perbedaan yang nyata antara kedua jenis kertas. Rata-rata lebar penyebaran tinta pada kertas HVS mencapai 17,6 mm, jauh lebih besar dibandingkan kertas QPP yang hanya 16,8 mm. Selisih sebesar 0,8 mm ini setara dengan peningkatan penyebaran tinta sebesar 4,76% pada kertas HVS, yang secara langsung mengakibatkan tepi huruf tampak kurang tajam dan presisi akibat efek dot gain yang berlebih pada serat kertas yang lebih porus. Hasil yang paling signifikan diperoleh dari data lembar Reject. Kertas HVS menghasilkan 30 lembar Reject dari 50 lembar sampel, atau sebesar 60%, dengan tingkat keberhasilan cetak (pass rate) hanya 40%. Sebaliknya, kertas QPP hanya menghasilkan 7 lembar Reject, atau sebesar 14%, dengan pass rate mencapai 86%. Kertas QPP terbukti 2,15 kali lebih efisien dibandingkan kertas HVS, dengan perbedaan pass rate sebesar 46 poin persentase. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan praktis bagi industri percetakan Indonesia dalam pemilihan kertas yang tepat guna menekan angka waste dan meningkatkan efisiensi produksi secara keseluruhan
| Item Type: | Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | FADLLAN RIZKY RAMADHAN (2211058) |
| Uncontrolled Keywords: | Kertas HVS, Kertas QPP, Daya Serap Tinta, Hukum Cobb 60, Bleeding, Cetak Offset, Komori lithrone s40p, Reject |
| Subjects: | Engineering > Mechanical Engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Mesin S1 > Teknik Mesin S1(Skripsi) |
| Depositing User: | Fadllan Rizky Ramadhan |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 02:43 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 02:43 |
| URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16329 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
