MENINGKATKAN KAPASITAS PENGERINGAN PADI DENGAN PENAMBAHAN VARIASI DIAMETER REFLEKTOR PARABOLIK TROUGH PADA SOLAR BUBBLE DRYER

SAPUTRA, DIO AJI (2026) MENINGKATKAN KAPASITAS PENGERINGAN PADI DENGAN PENAMBAHAN VARIASI DIAMETER REFLEKTOR PARABOLIK TROUGH PADA SOLAR BUBBLE DRYER. ["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined] thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
SCAN SKRIPSI FIXS _DIO AJI SAPUTRA_2211039.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Pengeringan gabah merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pascapanen untuk menurunkan kadar air hingga mencapai batas aman penyimpanan. Metode pengeringan konvensional masih memiliki berbagai keterbatasan, seperti bergantung pada kondisi cuaca, membutuhkan waktu yang relatif lama, dan menghasilkan tingkat kekeringan yang kurang seragam. Salah satu teknologi yang dapat mengatasi permasalahan tersebut adalah Solar Bubble Dryer (SBD) yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber panas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi diameter reflektor parabolic trough terhadap kinerja Solar Bubble Dryer berdasarkan parameter moisture ratio, efisiensi pengeringan, dan kapasitas produksi. Penelitian dilakukan menggunakan empat variasi perlakuan, yaitu tanpa reflektor serta reflektor parabolic trough berdiameter 250 mm, 300 mm, dan 350 mm. Bahan uji berupa gabah sebanyak 3 kg dengan kadar air awal 25% basis basah. Proses pengeringan berlangsung selama 120 menit dengan interval pengambilan data setiap 30 menit. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan parameter moisture ratio, efisiensi pengeringan, dan kapasitas produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan reflektor parabolic trough berpengaruh terhadap performa pengeringan Solar Bubble Dryer. Reflektor berdiameter 350 mm menghasilkan nilai moisture ratio akhir terendah sebesar 0,562 dan efisiensi pengeringan tertinggi sebesar 7,85%, sehingga proses pengeringan berlangsung lebih efektif dibandingkan variasi lainnya. Sementara itu, kapasitas produksi menurun seiring bertambahnya diameter reflektor, yaitu dari 1,684 kg/jam pada kondisi tanpa reflektor menjadi 0,812 kg/jam pada reflektor berdiameter 350 mm akibat berkurangnya massa akhir gabah setelah proses pengeringan. Dengan demikian, penggunaan reflektor parabolic trough berdiameter 350 mm mampu meningkatkan efektivitas pengeringan melalui penurunan kadar air yang lebih besar, peningkatan efisiensi pengeringan, serta menghasilkan kualitas gabah yang lebih baik selama proses pengeringan.

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined])
Additional Information: DIO AJI SAPUTRA (2211039)
Uncontrolled Keywords: Solar Bubble Dryer, reflektor parabolic trough, gabah, moisture ratio, efisiensi pengeringan, kapasitas produksi
Subjects: Engineering > Mechanical Engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Mesin S1 > Teknik Mesin S1(Skripsi)
Depositing User: Dio Aji Saputra
Date Deposited: 12 Aug 2026 03:37
Last Modified: 12 Aug 2026 03:37
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16391

Actions (login required)

View Item View Item