ANALISA PEMILIHAN MATERIAL PADA FINGER MESIN SELONGSONG CIGARETTE ROLLING MACHINE

Maulana, Adityah Rizal (2026) ANALISA PEMILIHAN MATERIAL PADA FINGER MESIN SELONGSONG CIGARETTE ROLLING MACHINE. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
SKRIPSI_Adityah rizal maulana_2211056.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Cigarette Rolling Machine (CRM) merupakan mesin produksi rokok yang salah satu komponennya, yaitu finger pada unit shelder, berfungsi menahan dan mengarahkan selongsong rokok selama proses produksi berlangsung. Komponen ini bekerja pada kondisi gesekan tinggi dan beroperasi secara terus-menerus, sehingga rentan mengalami keausan yang dapat menurunkan performa mesin dan meningkatkan frekuensi penggantian komponen. Selama ini material Aluminium 6061 digunakan sebagai finger, namun ketahanan ausnya dinilai belum optimal untuk kondisi kerja tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemilihan material alternatif pada komponen finger dengan membandingkan sifat mekanik Aluminium 6061, Aluminium 7075, dan Teflon PTFE (Polytetrafluoroethylene), khususnya dari segi kekerasan dan ketahanan aus, sebagai dasar penentuan material yang paling sesuai. Metode penelitian meliputi identifikasi masalah, studi literatur, pembuatan spesimen uji sesuai standar ASTM, uji kekerasan Vickers (ASTM E384) pada Aluminium 6061 dan Aluminium 7075, uji kekerasan Shore D (ASTM D2240) pada Teflon PTFE, serta uji keausan Ogoshi (ASTM G99) pada ketiga material menggunakan mesin uji gesek dengan beban dan jarak tempuh yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan kekerasan Vickers Aluminium 7075 sebesar 183,2 HV, hampir dua kali lipat dibandingkan Aluminium 6061 sebesar 94,4 HV, akibat fasa penguat MgZn2 pada Aluminium 7075 yang lebih rapat mengunci pergerakan dislokasi dibandingkan fasa Mg2Si pada Aluminium 6061. Teflon PTFE memiliki kekerasan sebesar 77,67 Shore D, yang tidak dapat dibandingkan secara numerik langsung dengan aluminium karena perbedaan metode dan skala pengujian. Uji keausan Ogoshi menunjukkan Aluminium 7075 memiliki laju keausan spesifik paling rendah sebesar 1,7746667×10⁻⁶ mm³/mm dengan jejak keausan 2,20 mm, disusul Aluminium 6061 sebesar 1,8482612×10⁻⁶ mm³/mm dengan jejak 2,23 mm, sedangkan Teflon PTFE mengalami keausan paling cepat sebesar 4,5451502×10⁻⁶ mm³/mm dengan jejak 3,01 mm, sesuai dengan Hukum Archard yang menyatakan bahwa laju keausan berbanding terbalik dengan kekerasan material. Berdasarkan integrasi hasil kekerasan dan keausan tersebut, Aluminium 7075 direkomendasikan sebagai material alternatif pengganti Aluminium 6061 pada komponen finger mesin CRM, meskipun dampaknya terhadap umur pakai, downtime, dan biaya perawatan belum dievaluasi dalam penelitian ini dan dapat menjadi topik penelitian lanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Adityah Rizal Maulana (2211056)
Uncontrolled Keywords: Shelder, Finger, Aluminium 6061, Aluminium 7075, Teflon PTFE, uji keausan Ogoshi, kekerasan Vickers
Subjects: Engineering > Mechanical Engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Mesin S1 > Teknik Mesin S1(Skripsi)
Depositing User: Septiani Rosydah
Date Deposited: 28 Aug 2026 05:35
Last Modified: 28 Aug 2026 05:35
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16515

Actions (login required)

View Item View Item