Suabey, Ronni M. (2026) EVALUASI PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENINGKATAN KAPASITAS MITIGASI BENCANA BANJIR BANDANG DI KABUPATEN TELUK WONDAMA. Tesis thesis, ITN MALANG.
|
Text
Bagian Awal .pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I .pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (396kB) |
|
|
Text
BAB II .pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III .pdf Download (540kB) |
|
|
Text
BAB IV .pdf Download (5MB) |
|
|
Text
BAB V .pdf Download (8MB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Download (8MB) |
Abstract
ABSTRAK Ronni M. Suabey, Program Studi Magister Teknik Sipil, Program Pascasarjana, Institut Teknologi Nasional Malang, Agustus 2026, Evaluasi Peran Pemerintah Daerah dalam Peningkatan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Teluk Wondama, Tesis, Pembimbing: (I) Dr. Ir. Ibnu Sasongko, M.T., (II) Dr. Maria Christina E., S.T., MIUERP. Kabupaten Teluk Wondama merupakan wilayah dengan ancaman banjir bandang yang tinggi, terutama pada koridor Wasior–Wondiboy–Rasiei yang menjadi kawasan permukiman, pusat pelayanan, dan pusat pemerintahan. Pengalaman banjir bandang tahun 2010 menunjukkan besarnya dampak bencana, sementara hasil kajian dan kondisi aktual memperlihatkan bahwa risiko masih perlu dikelola secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi peran Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama dalam penyelenggaraan mitigasi banjir bandang, menganalisis faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi penguatan peran pemerintah daerah. Penelitian menggunakan desain evaluatif dengan pendekatan studi kasus dan dominasi metode kualitatif. Data diperoleh melalui studi dokumen kebencanaan, pembangunan, tata ruang, lingkungan, program dan anggaran; wawancara semi-terstruktur terhadap sembilan informan yang dipilih secara purposif; serta observasi lapangan di Distrik Wasior, Wondiboy, dan Rasiei. Analisis dilakukan melalui kondensasi, penyajian, dan verifikasi data, triangulasi sumber, analisis keterhubungan kebijakan–program–anggaran–keluaran–fungsi, serta skoring deskriptif 0–4 terhadap 30 indikator dalam enam dimensi kapasitas mitigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah menjalankan peran sebagai regulator dan perencana, koordinator, fasilitator, pelaksana dan penyedia layanan, pengendali pembangunan, serta pemberdaya masyarakat, namun belum seluruhnya berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Sistem mitigasi memperoleh skor 54 dari maksimum 120 atau 45,0 pada skala 0–100 dan termasuk kategori kurang memadai. Dimensi kebijakan dan perencanaan serta tata ruang dan pengelolaan DAS memperoleh nilai relatif tertinggi sebesar 50, sedangkan sistem teknis, peringatan dini dan evakuasi serta partisipasi dan kapasitas masyarakat memperoleh nilai terendah sebesar 40. Kesenjangan utama terdapat pada pembaruan dokumen risiko, koordinasi prabencana, kontinuitas pendanaan preventif, kompetensi teknis, keberfungsian Pusdalops, ambang peringatan, simulasi, pemeliharaan sarana, dan kelembagaan kesiapsiagaan masyarakat. Penelitian menyimpulkan bahwa kapasitas normatif Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama relatif lebih berkembang dibandingkan kapasitas operasional sistem mitigasi. Peningkatan kapasitas belum dapat dibuktikan secara menyeluruh karena masih terdapat kesenjangan antara dokumen, program, anggaran, keluaran, keberfungsian, dan hasil. Pemerintah daerah, khususnya BPBD, disarankan memprioritaskan pembaruan KRB dan RPB, penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, pengaktifan fungsi Pusdalops, pengembangan sistem peringatan dini berbasis DAS, penataan jalur dan tempat evakuasi, simulasi berkala, pengendalian kawasan rawan, serta penguatan kapasitas masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan. Kata kunci: banjir bandang, kapasitas mitigasi, pemerintah daerah, teluk wondama.
| Item Type: | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Additional Information: | Ronni M. Suabey (23121021} |
| Uncontrolled Keywords: | banjir bandang, mitigasi bencana, kapasitas mitigasi, pemerintah daerah, tata kelola risiko bencana, Teluk Wondama. |
| Subjects: | Engineering > Area Planing Engineering (PWK) |
| Divisions: | Program Pasca Sarjana > Teknik Sipil S2 > Teknik Sipil S2(Tesis) |
| Depositing User: | Ronni M. Suabey |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 02:19 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 02:19 |
| URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16686 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
