PERBAIKAN POSISI KERJA DENGAN MERANCANG FASILITAS KERJA BERDASARKAN PENDEKATAN RAPID UPPER LIMB ASSESMENT DALAM PROSES PEMBUATAN KAIN BATIK RUMAH BATIK SURABAYA

Azizah, Sisca Aldevia (2023) PERBAIKAN POSISI KERJA DENGAN MERANCANG FASILITAS KERJA BERDASARKAN PENDEKATAN RAPID UPPER LIMB ASSESMENT DALAM PROSES PEMBUATAN KAIN BATIK RUMAH BATIK SURABAYA. Skripsi thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.

[img] Text
SISCA ALDEVIA AZIZAH_1913039.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Dalam bidang industri selalu berkaitan dengan adanya suatu kondisi kerja, salah satunya adalah industri kain batik. Pelaku industri kain batik baik berupa industri besar maupun kecil harus mampu menyediakan kondisi kerja yang baik. Menurut Martha (2013) suatu kondisi kerja dikatakan baik atau sesuai apabila manusia dapat melaksanakan kegitannya secara optimal, sehat, aman dan nyaman. Sehingga tidak akan berdampak resiko dalam segi kesehatan untuk semua pekerja dalam hitungan jangka panjang untuk. Kondisi kerja sangat erat kaitannya pada saat proses produktivitas khususnya pada saat proses pembuatan batik berlangsung. Seluruh proses produktivitasnya masih menggunakan tenaga manusia. Adanya keluhan akibat posisi tubuh bagian yang tidak alamiah saat bekerja dikarenakan belum adanya sebuah fasilitas pendukung. Data jumlah Pekerjaan yang memiliki banyak keluhan ada pada proses pencantingan dan pengeblokan. Para pekerja pencantingan dan pengeblokan harus membungkuk selama proses berlangsung dan harus menyelesaikan dalam kondisi duduk jongkok. Keluhan dari pekerja seperti penyakit pada sistem otot dan yang disebut penyakit muskuloskeletal (MSDs). Jika hal ini terus berlanjut, dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Analisis posisi kerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) ketika ditentukan adanya ketidaknyamanan oleh para pekerja pencantingan dan pengeblokan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pre-postural insertion dan block worker memiliki nilai skor RULA 7, artinya mereka berisiko lebih tinggi untuk MSDs dan mengeluhkan nyeri di bagian tubuh lain, sehingga postural sangat perlu diperbaiki. saat bekerja. Setelah mendesain kursi dan meja sesuai dengan ukuran antropometri pekerja, membuat postur tubuh pekerja lebih tegak, diperoleh analisis nilai skor RULA 5, yang dapat membantu mencegah gangguan muskuloskeletal dan penyakit lain pada tubuh pekerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Sisca Aldevia Azizah (1913039)
Uncontrolled Keywords: Posisi Kerja, RULA, Musculoskeletal Disorder, Antropometri
Subjects: Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri S1 > Teknik Industri S1 (Skripsi)
Depositing User: Septiani Rosydah
Date Deposited: 29 Sep 2026 04:43
Last Modified: 29 Sep 2026 04:43
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16708

Actions (login required)

View Item View Item