Studi Analisa Harga Satuan Hot Mix Dengan Alternatif Beli Bahan Agregat Dan Alternatif Produksi Sendiri (Swakelola) Pada PT. Amin Jaya Karya Abadi

islam, abdullah faqih (2016) Studi Analisa Harga Satuan Hot Mix Dengan Alternatif Beli Bahan Agregat Dan Alternatif Produksi Sendiri (Swakelola) Pada PT. Amin Jaya Karya Abadi. Skripsi thesis, ITN MALANG.

[img] Text
combinepdf (30).pdf

Download (1MB)

Abstract

Hot Mix (campuran aspal panas) merupakan suatu bahan yang sangat penting dalam pembangunan dibidang transportasi khususnya jalan raya. Hot Mix ini merupakan salah satu jenis dari lapisan perkerasan lentur konstruksi perkerasan jalan, yang merupakan pencampuran dari aspal panas yang meliputi pencampuran agregat atau batuan dengan aspal, yang dikerjakan secara khusus pada sentral plant (AMP). Tujuan dari perhitungan biaya Hot Mix ini adalah untuk menghasilkan biaya operasional produksi Hot Mix dengan biaya rendah dan waktu yang sesingkat mungkin, sehingga didapatkan biaya yang ekonomis dan efisien. Alternatif beli bahan adalah suatu alternatif dimana dalam pemenuhan kebutuhan akan bahan (agregat) untuk proses produksi Hot Mix, menggunakan alternatif beli bahan (agregat) dari beberapa supplier yang menjual agregat yang siap untuk langsung di proses produksi Hot Mix, pada bahasan kali ini terdapat 3 macam supplier tempat pengadaan bahan, yaitu: UD. Rahman, UD. Makmur Jaya, UD. Bromo Jaya. Tujuan dari alternatif ini untuk mendapatkan harga satuan bahan per-m³, dan didapatkan harga satuan bahan per-m³, sebesar masing-masing: Rp. 225.611,00, Rp. 233.439,00, Rp. 235.345,00. Sedangkan alternatif batu pecah produksi sendiri adalah suatu alternatif untuk menghasilkan bahan yang didapat dari usaha memecah batu dengan menggunakan alat yang dimiliki PT. Amin Jaya Karya Abadi, tujuannya adalah untuk mendapatkan harga satuan bahan per-m³ dengan menggunakan peralatan milik sendiri, dan didapatkan harga satuan bahan Rp. 163.862,15 /m³. Setelah didapatkan harga satuan bahan dari masing-masing alternatif, kemudian diproses menjadi Hot Mix dengan menambahkan biaya peralatan dan upah pekerja. Alternatif beli bahan mempunyai 3 macam variasi harga satuan Hot Mix per-ton, yang harganya tergantung dari banyaknya pesanan Hot Mix oleh konsumen, sebagai berikut: Rp. 764.833,69/ton, Rp. 765.946,05/ton, Rp. 766.246,15/ton. Sedangkan dengan alternatif batu pecah produksi sendiri didapatkan harga satuan Hot Mix perton Rp. 833.179,49/ton. Perbandingan antara kedua alternatif tersebut didapatkan hasil bahwa dengan menggunakan alternatif batu pecah produksi sendiri, perusahaan mendapatkan harga satuan Hot Mix yang lebih mahal, karena perusahaan menambahkan nilai investasi atau nilai susut peralatan yang digunakan pada proses produksi, dan didapatkan selisih harga satuan Hot Mix sebesar antar kedua alternatif sebesar Rp. 66.933,34/ton. Kata kunci: Hot Mix, Harga Satuan Bahan per-m³, Biaya Operasional Hot Mix perton.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Hot Mix, Harga Satuan Bahan per-m³, Biaya Operasional Hot Mix perton.
Subjects: Engineering > Civil Engineering
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Sipil S1 > Teknik Sipil S1(Skripsi)
Depositing User: Users 48 not found.
Date Deposited: 20 Feb 2019 04:31
Last Modified: 20 Feb 2019 04:31
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/2161

Actions (login required)

View Item View Item