Studi perencanaan portal baja gedung tingkat 8 rumah sakit stella maris makassar dengan menggunakan balok baja wf dan kolom kingcross

Saksama, Aji Surya (2018) Studi perencanaan portal baja gedung tingkat 8 rumah sakit stella maris makassar dengan menggunakan balok baja wf dan kolom kingcross. Skripsi thesis, ITN Malang.

[img] Text
Untitled(41).pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (24MB)

Abstract

Dewasainikebutuhantentangsaranaprasaranapenunjanguntukkesehatanpublikterusmeningkat, dimanarumahsakitmerupakanbangunan yang perlukanuntukmeningkatkanpelayanankesehatan. Dimanarumahsakitmerupakan salah satubangunan yang didesaintingkattinggipadaumumnya. Hal tersebutmerupakanfaktorpendorong para perencanabangunanuntukmembuatbangunantingkattinggi yang memilikidayaketahananstruktur yang baikdalamperencanaanya. Untuk merencanakan suatu bangunan yang menggunakan struktur baja, dapat direncanakan dengan alternatif baja WF karenakomponen ini diasumsikan sebagai komponen tak tertekuk karena bagian elemen mengalami tekan, sepenuhnya terkekang baik dalam arah sumbu kuat, maupun sumbu lemahnya.Struktur kolom baja Kingcroos merupakan alternatif dalam perencanaan bangunan, yang dimana merupakan profil yang mempunyai 2 sumbu kuat baik arah X maupun arah Z. Keuntungan yang di dapat dari digunakannya struktur kolom Kingcroos adalah kolom yang dapat memikul beban aksial tekan yang lebih besar. Dalam hal ini perencanaan menggunakan metode Load and Resistance Faktor Design (LRFD) yang di Indonesia kita dapat menggunakan SNI 03-1729-2015 sebagai spesifikasi dalam perencanaan struktur. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan kebutuhan sambungan yang optimal dan aman sesuai dengan beban yang berkerja pada struktur. Dari hasil perhitungan didapatkan ukuran optimal profil baja WF untuk balok induk yaitu WF. 600.200.11.17, balok anak 1 WF. 400.200.8.13 dan balok anak 2 WF 350.175.7.11 Untuk kolom Kingcroos didapatkan dimensi KC 588.300.12.20, tulangan pelat menggunakan wiremesh dengan mutu tinggi 490 Mpa di dapat Ø8.5-150 dan steel deck tebal 7 mm mutu 550 Mpa. Pada sambungan balok induk - kolom bertemu pada flens digunakan jenis sambungan end plate dengan tebal end plate 14 mm dan jumlah baut 8 – Ø22 mm, sambungan balok induk - balok anak menggunakan sambungan siku L 80.80.8 mm dengan jumlah baut 4 - Ø22 mm, sambungan balok anak - balok anak menggunakan sambungan siku L 80.80.8 mm dengan jumlah baut 4 – Ø22 mm, dan untuk base plate diperoleh dimensi pelat landasan 600.600.40 mm dengan jumlah angkur 8– Ø22 mm panjang 800 mm. Kata Kunci : Steel Deck, Balok WF, Kolom Kingcroos, Sambungan Baja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Steel Deck, Balok WF, Kolom Kingcroos, Sambungan Baja
Subjects: Engineering > Civil Engineering
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Sipil S1 > Teknik Sipil S1(Skripsi)
Depositing User: Mr Sayekti Aditya Endra
Date Deposited: 21 Feb 2019 03:13
Last Modified: 21 Feb 2019 03:13
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/2232

Actions (login required)

View Item View Item