Analisa Perencanaan Hubungan Balok Kolom Struktur Portal Beton Bertulang Gedung tingkat Tinggi Pada Rencana Awal Apartemen Belimbing Malang

fakhruddin, Akhmad zaki (2013) Analisa Perencanaan Hubungan Balok Kolom Struktur Portal Beton Bertulang Gedung tingkat Tinggi Pada Rencana Awal Apartemen Belimbing Malang. Skripsi thesis, ITN Malang.

[img] Text
skripsi akhmad zaki fakhruddin.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Seiring dengan perkembangan jaman di dalam mendesain bangunan seorang perencana dituntut untuk mendesain suatu bangunan yang kuat, mudah dalam pelaksanaan, memenuhi fungsi dan kebutuhan bangunan.. Sehubungan hal diatas direncanakan ulang Apartemen Belimbing Malang.Dengan konsentrasi hubungan balok dan kolom. Dalam perencanaan ini menggunakan SNI 03-2847-2002 dan SNI 03-1726-2002. Peraturan pembebanan yang digunakan adalah Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung (PPIUG) 1983, dan analisa statikanya menggunakan STAAD PRO 2004. pada elemen struktur hubungan balok kolom.Secara umum, perencanaan struktur bangunan gedung beton bertulang tinkat tinggi berdasarkan standar peraturan gempa Indonesia ( SNI 03–1726–2002 ) dan standar peraturan beton Indonesia ( SNI 03-2847-2002 ) dapat dilakukan dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) dan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Namun, untuk daerah pembangunan gedung Apartemen di Malang ini, perencanaan pembangunan gedung menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen khusus (SRPMK). Oleh karena itu Gedung Apartemen blimbing malang ini direncanakan dan dibangun di daerah dengan wilayah gempa 4,maka sistem perhitungannya bangunan ini menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK).Integrasi penyeluruh SRPM sangat tergantung pada perilaku Hubungan Balok Kolom (HBK). Degradasi pada HBK akan menghasilkan deformasi lateral besar yang dapat menyebabkan kerusakan berlebihan atau bahkan keruntuhan. Di WG 1 dan 2, HBK tak mensyaratkan desain khusus seperti pada WG 5 dan 6. Walaupun di WG 3 dan 4 tidak di tuntut pendetailan khusus, namun lebih bijaksana bila diberi pendetailan seperti WG 5 dan 6. Portal yang di hitungdan di analisa adalah portal line 3,dari perencanaan pada lapooran skripsi ini diperoleh hasil dimensi balok 30/45,tulangan 8 D 25, untuk kolom pada daerah sendi plastis ∅ 12 – 100,sedangkan yang diuar sendi plastis ∅121 – 130.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Beton , Hubungan Balok Dan Kolom
Subjects: Engineering > Civil Engineering
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Sipil S1 > Teknik Sipil S1(Skripsi)
Depositing User: Tasya Debbie Astia
Date Deposited: 22 Feb 2019 02:37
Last Modified: 13 Mar 2019 06:25
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/2313

Actions (login required)

View Item View Item