ANALISA KETELITIAN POSISI KOORDINAT HASIL GEOTAGGING DENGAN HASIL SPACE RESECTION DARI TITIK KONTROL TANAH (Studi : Desa Pandansari Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang Jawa Timur)

Sujayanti, Andriani Asca (2021) ANALISA KETELITIAN POSISI KOORDINAT HASIL GEOTAGGING DENGAN HASIL SPACE RESECTION DARI TITIK KONTROL TANAH (Studi : Desa Pandansari Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang Jawa Timur). Skripsi thesis, Institut teknologi nasional malang.

[img] Text
1625039_SKRIPSI - aasandriana ye.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Sistem fotogrametri digital menggunakan data citra atau foto udara. Fotogrametri digital adalah pemanfaatan foto sebagai sumber data pengukuran objekobjek foto dengan bantuan komputer. Dalam perkembangannya, foto udara dilakukan menggunakan pesawat tanpa awak yaitu UAV (Unmanned Aerial Vehicle). Adapun, hasil foto udara tersebut sudah memiliki metadata berupa koordinat kamera yang sudah ter geotagging dengan format EXIF. Geotagging merupakan suatu proses penambahan informasi atau identifikasi geografis pada berbagai macam media, seperti foto. Atau biasa disebut dengan sebagai koordinat posisi GPS (Latitude, Longitude, Altitude) dalam sebuah foto digital. Kemudian untuk menganalisa geotagging (koordinat kamera) tersebut, perlu dilakukannya proses fotogrametri dengan metode space resection. space resection menggunakan titik kontrol tanah dan koordinat foto untuk menghasilkan enam parameter EO yaitu koordinat posisi (X, Y, Z) dan rotasi (omega, phi, kappa). Enam parameter EO ini yang digunakan untuk menganalisa ketelitian posisi koordinat hasil geotagging dengan metode space resection. Analisa ketelitian posisi kamera pada GPS (geotagging) saat terbang dengan posisi hasil space resection (least square) dari titik kontrol (objek). Didapatkan untuk koordinat X, Y pada masing-masing foto (00⁰,00⁰) dan Z nya < 1m. Serta untuk ketelitian posisi omega, phi, kappa adalah ≤ 3⁰ yang berarti posisi kemiringan sudut foto saat dipotret (kamera) dalam keadaan tegak. Dan ≥ 3⁰ berupa posisi sudut foto yang dihasilkan dalam kondisi miring. sesuai perputaran kemiringan omega, phi, kappa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Unmanned Areal Vehicle (UAV), Ground Control point (GCP), Geotagging, Parameter EO, Space Resection
Subjects: Engineering > Geodesy Engineering
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Geodesi S1 > Teknik Geodesi S1(Skripsi)
Depositing User: Users 48 not found.
Date Deposited: 18 Jan 2022 01:32
Last Modified: 18 Jan 2022 01:32
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/6379

Actions (login required)

View Item View Item