Putra Budiman, Feri (2026) Analisis Manajemen Risiko Pada Pekerjaaan Rehabilitasi Bendung Tambibendo Di Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur Berbasis ISO 31000. Masters thesis, Institut Teknologi Nasional Malang.
Abstract
Manajemen risiko adalah proses sistematis yang dapat mengidentifikasi, mengevaluasi, menganalisis, dan mengendalikan potensi risiko yang dapat berpengaruh terhadap tujuan proyek. Penerapan dari sebuah proyek konstruksi Bendung Tambibendo, belum sepenuhnya diintegrasikan secara total. Terlebih pada konteks karakterisik lokasi, keterlibatan berbagai pihak, seperti instansi, kontraktor dan masyarakat sekitar, serta usia struktur yang dinilai menambah kompleksitas risiko yang perlu dikaji secara mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko yang mungkin terjadi, potensi risiko tertinggi pada pekerjaan rehabilitasi bendung, dan menganalisis manajemen risiko yang harus dilakukan. Guna menggali temuan berdasarkan tujuan penulisan, penelitian ini menggunakan metode Severity Index dan wawancara. Lokasi penelitian adalah Bendung Tambibendo yang berlokasi di Desa Geger Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung. Sumber data penelitian diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner pada 32 responden yang dinilai memiliki kompetensi pada persoalan ini. Proses analisis data dilakukan dengan menyusun data, mengolah variabel, menetapkan penilaian, melakukan evaluasi risiko, menentukan respon, dan melakukan monitoring serta review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pada Proyek Rehabilitasi Bendung Tambibendo berhasil diidentifikasi sebanyak 25 variabel risiko yang bersumber dari risiko desain dan teknologi, tenaga kerja, manajemen, material dan peralatan, force majeure, pelaksanaan, serta kebijakan sosial. Identifikasi risiko dilakukan melalui studi literatur, expert judgement, dan survei pendahuluan, dengan kontribusi 11 variabel dari usulan ahli dan 1 variabel dari kontraktor. (2) Analisis risiko menggunakan metode Severity Index (SI) dan matriks probabilitas–dampak terhadap 32 responden, menghasilkan nilai tingkat risiko (R) yang bervariasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat 4 variabelkrisiko kategori high risk, 16 variabel kategori medium risk, dan 5 variabel kategori low risk. Risiko dengan tingkat tertinggi (R = 16) meliputi kesulitan akses alat berat ke lokasi proyek, kondisi tanah keras dan berbatu, serta cuaca dengan curah hujan tinggi yang meningkatkan debit sungai. (3) Berdasarkan evaluasi dan wawancara, strategi respon risiko yang diterapkan terdiri atas 12 risiko dengan strategi risk reduction, 10 risiko dengan risk transfer, dan 3 risiko dengan risk avoidance. Penerapan manajemen risiko pada proyek ini telah selaras dengan kerangka ISO 31000:2018, khususnya pada tahapan identifikasi, analisis, evaluasi, perlakuan, serta monitoring dan review, sehingga mendukung pengendalian risiko terhadap waktu, biaya, mutu, dan keselamatan kerja proyek.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Feri Putra Budiman (24121022) |
| Uncontrolled Keywords: | Bendung Tambibendo, ISO 31000:2018, Manajemen Risiko, Rehabilitasi. |
| Subjects: | Engineering > Civil Engineering |
| Divisions: | Program Pasca Sarjana > Teknik Sipil S2 > Teknik Sipil S2(Tesis) |
| Depositing User: | FERI PUTRA BUDIMAN |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 02:33 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 02:33 |
| URI: | http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16189 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
