OPTIMALISASI KINERJA PENGELOLAAN SAMPAH DI TPS 3R DASAN CERMEN KOTA MATARAM NUSA TENGGARA BARAT

Anas, Azwar (2026) OPTIMALISASI KINERJA PENGELOLAAN SAMPAH DI TPS 3R DASAN CERMEN KOTA MATARAM NUSA TENGGARA BARAT. Optimalisai Kinerja Pengelolaan Sampah Di TPS 3R Dasan Cermen Kota Mataram Nusa Tenggara Barat (90). 01-90. (Unpublished)

[img] Text
Bagian Awal.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (202kB)
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (345kB)
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (511kB)
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Bab 6.pdf

Download (197kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (174kB)
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (147kB)

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat menyebabkan timbulan sampah terus meningkat, sehingga diperlukan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Namun, kinerja operasional TPS 3R Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, masih menghadapi berbagai kendala teknis yang memengaruhi efektivitas pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja TPS 3R Dasan Cermen dari aspek teknis serta merumuskan strategi optimalisasi pengelolaan sampah sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 03/PRT/M/2013. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (studi kasus). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dan pengukuran timbulan serta komposisi sampah berdasarkan SNI 3964:2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kinerja TPS 3R meliputi aspek pewadahan, pengumpulan, pemilahan, pengangkutan, dan pengolahan sampah. Kendala utama yang ditemukan adalah rendahnya pemilahan sampah dari sumber, keterbatasan sarana dan prasarana, kapasitas peralatan, serta keterbatasan armada dan tenaga operasional. TPS 3R Dasan Cermen hanya mampu mengolah sekitar 45–55% dari total timbulan sampah sebesar 3,2 ton per hari, sehingga sekitar 2 ton sampah per hari masih menjadi residu yang harus diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Strategi optimalisasi yang direkomendasikan meliputi peningkatan pemilahan sampah dari sumber, penambahan dan pemeliharaan sarana serta peralatan, optimalisasi pengolahan sampah organik melalui pengomposan dan budidaya maggot BSF, peningkatan efektivitas sistem pengumpulan dan pengangkutan, serta penguatan kapasitas pengelola melalui pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kinerja TPS 3R Dasan Cermen belum optimal akibat berbagai kendala teknis. Penerapan strategi optimalisasi yang direkomendasikan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengolahan sampah, mengurangi jumlah residu yang dibuang ke TPA, serta mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Item Type: Article
Additional Information: Azwar Anas 1926019
Uncontrolled Keywords: TPS 3R pengelolaan sampah, aspek teknis, optimalisasi,timbulan sampah
Subjects: Engineering > Environmental Engineering
Divisions: Fakultas teknik Sipil dan Perencanaan > Teknik Lingkungan S1 > Teknik Lingkungan S1(Skripsi)
Depositing User: Azwar Anas Azwar Anas
Date Deposited: 09 Oct 2026 06:18
Last Modified: 09 Oct 2026 06:18
URI: http://eprints.itn.ac.id/id/eprint/16757

Actions (login required)

View Item View Item